Materi UN Tidak Akan Ada Unsur K-13

Sabtu, 17 Januari 2015 - 10:39 WIB
Materi UN Tidak Akan...
Materi UN Tidak Akan Ada Unsur K-13
A A A
MEDAN - Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Utara (Sumut) menganggarkan Rp7,34 miliar untuk penggandaan dan pendistribusian soal Ujian Nasional (UN) 2015 ke seluruh Sumut untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).

Hal itu menindaklanjuti keputusan pemerintah menetapkan UN jenjang SMA/sederajat pada 13-15 April dan SMP/sederajat 27-30 April. Kepala Disdik Sumut Masri mengatakan, seluruh proses pelaksanaan penggandaan dan distribusi soal tersebut masih dalam proses penawaran kepada pihak ketiga.

“Saat ini kami masih proses tahap pengumuman dan pendaftaran lelang yang dilakukan melalui layanan pengadaan secara elektronik (LPSE),” kata Masri didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti) Disdik Sumut August Sinaga di Kantor Disdik Sumut Jalan T Cik Ditiro Medan, Jumat (16/1).

Menurut Masri, proses pengumuman dan pendaftaran lelang berlangsung selama satu pekan pada hari jam kerja sejak Senin (12/1) hingga Minggu (18/1). Di antara tenggat waktu itu, proses pemberian penjelasan, penawaran, pembuktian, dan kualifikasi dilakukan, sedangkan tahap pembukaan akan dilakukan 19 Januari.

“Dana Rp7,34 miliar itu juga dialokasikan untuk penggadaan dan pendistribusian bahan UN SMP/MTS, SMPLB, dan pendidikan kesetaraan program paket B/WUSTHA serta program Paket C,” kata Masri.

Terkait dengan gonjangganjing Kurikulum 2013 dan Kurikulum 2006, August menjelaskan, para peserta didik tidak perlu risau. Sebab semua siswa SD, SMP, SMA, dan SMK sebagai peserta UN tidak ada satu pun menjadi sasaran implementasi K-13, sehingga muatan materi ujiannya masih sama dengan UN 2014

Dia menyatakan, UN 2015 itu hanya dipakai untuk pemetaan terhadap kompetensi siswa, sekolah, hingga pemerintah daerah. Karena itu, pihak penyelenggara maupun peserta UN diimbau berlaku jujur dalam pelaksanaan ujian.

Sebab dengan penetapan pemetaan itu nanti akan diketahui kabupaten/ kota yang perlu diperbaiki ataupun dievaluasi terhadap pendidikan di daerahnya.

Syukri Amal
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
2 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
3 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
4 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
4 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
4 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
5 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved