Kejagung Diminta Pantau Penyidikan Kasus Bansos di Kabupaten Bogor

Jum'at, 16 Januari 2015 - 15:53 WIB
Kejagung Diminta Pantau...
Kejagung Diminta Pantau Penyidikan Kasus Bansos di Kabupaten Bogor
A A A
BOGOR - Kejaksaan Agung (Kejagung) diminta untuk memantau perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi hibah atau bantuan sosial di Kabupaten Bogor tahun anggaran 2013.

Permintaan ini disampaikan elemen masyarakat Kabupaten Bogor dari Forum Mahasiswa Bogor (FMB).

Menurut Ketua FMB Rahmatullah, Kejagung diminta memantau perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi bansos di Kabupaten Bogor tahun anggaran 2013 yang diduga melibatkan mafia bansos agar dapat segera dituntaskan.

Rahmatullah menyayangkan lambannya penyidikan yang dilakukan Kejari Cibinong atas kasus ini karena dari penyaluran dana hibah dan bansos tahun 2013 senilai Rp245,2 miliar di Kabupaten Bogor yang diduga banyak fiktif dan digelapkan ternyata hanya mengorbankan Ketua Himapaudi Hj Rodiah saja.

Sampai sekarang ini, kata Rahmat, hasil penyidikan tidak tindak lanjutnya. Padahal setelah dimeja hijaukannya Hj Rodiah itu adalah pintu masuk dimana persoalan itu bisa ditelusuri lagi sampai selesai.

"Penegakan hukum di Kabupaten Bogor terkesan lemah dan tebang pilih. Padahal kami sudah beberapa kali melakukan aksi demonstrasi untuk segera tuntaskan dan tangkap para koruptor yang masih berkeliaran terkait bansos," timpal Rahmatullah, Jumat (16/1/2015).

Dia mengungkapkan, anggaran bansos 2013 di Kabupaten Bogor tidak sedikit dan tidak mungkin hanya berputar putar di Himpaudi saja.

Menurut pemuda ini berdasarkan hasil analisa FMB diduga ada beberapa pejabat Kabupaten Bogor menerima dana yang sudah jelas bukan haknya.

Maka dari itu kami mendorong agar Kejagung dengan Satgas Anti Korupsi yang baru dibentuk bisa turun langsung menelusuri aliran dana yang diduga dinikmati oleh segelintir pejabat.

Karena hal itu sudah jelas merugikan negara dan masyarakat Kabupaten Bogor yang seharusnya mendapatkan haknya.

Terkait adanya dugaan pengembalian dana oleh salah mantan pejabat di Pemkab Bogor, Rahmatulah menyarankan agar kejaksaan meminta PPATK menelusuri aliran dana terhadap pejabat yang dimaksud.

Sebelumnya beredar rumor kalau mantan Kadisdik Kabupaten Bogor Rustandi pernah mengembalikan dana Rp100 juta ke Kejaksaan Negeri Cibinong terkait penyidikan kasus dana Bansos Himapaudi tahun anggaran 2013.

Pengembalian tersebut diduga terjadi saat Kejaksaan Negeri Cibinong dipimpin oleh Mia Amiati. Rustandi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Barang Daerah (DPKBD) Kabupaten Bogor hingga kini belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan Sindonews.com terkait hal ini. Begitu juga ketika dihubungi melalui ponselnya.

Sementara itu Juru Bicara Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Natsir Kongah saat dihubungi Sindonews.com mengaku siap memberikan data analisa transaksi dari pejabat di Pemkab Bogor kalau diminta kejaksaan terkait adanya aliran dana yang mencurigakan.

"Kami siap membantu kejaksaan kalau memang diminta, karena ini memang diatur dalam Undang-undang, " ujar Natsir, Jumat (16/1/2015).
(sms)
Berita Terkait
Mensos Juliari Batubara...
Mensos Juliari Batubara Menambah Jumlah Menteri yang Ditangkap KPK
Kerugian Negara Akibat...
Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos Jokowi Bertambah Jadi Rp250 Miliar
Strategi Mensos Risma...
Strategi Mensos Risma Menghindari Korupsi dalam Penyaluran Bansos
KPK Ungkap Isi Bansos...
KPK Ungkap Isi Bansos Presiden yang Dikorupsi dari Beras hingga Minyak Goreng
Cita Citata Siap Kembalikan...
Cita Citata Siap Kembalikan Honor Manggungnya Jika Diminta KPK
Korupsi Bansos Dibongkar...
Korupsi Bansos Dibongkar KPK: Beras Tidak Disalurkan ke Keluarga yang Berhak
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
5 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
8 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
9 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
9 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
10 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved