Pembangunan Belum Dimulai, DKI Ingin Perpanjang Koridor XIII

Rabu, 07 Januari 2015 - 04:30 WIB
Pembangunan Belum Dimulai,...
Pembangunan Belum Dimulai, DKI Ingin Perpanjang Koridor XIII
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta berencana memperpanjang rute Transjakarta layang Koridor XIII (Ciledug-Blok M). Padahal, hingga kini belum ada pembangunan fisik dari koridor tersebut.

Rencana memperpanjang rute ini dikemukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok menuturkan, DKI ingin menyelesaikan 15 koridor Transjakarta layang yang seluruhnya terintegrasi.

"Ada beberapa koridor yang ingin kita perpanjang rutenya, misalnya Ciledug-Blok M, mau diperpanjang sampai Kapten Tendean," ujar Ahok didepan Kepala Bappenas Andrinof Chaniago seusai melaksanakan pertemuan, di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 6 Januari kemarin.

Perpanjangan koridor XIII ini akan dibantu oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Pemerintah Pusat akan membangun jalan tembus atau underpass dari Kuningan ke Jalan Kapten Tendean.

"Katanya DKI ada utang sama publik untuk terus membangun jalan layang dan flyover. Pokoknya tahun ini kami menambah rasio jalan," ujar Ahok.

Untuk diketahui pembangunan jalan layang koridor XIII ini masih jauh. Saat ini masih dalam tahap merancang desain hingga tiga bulan mendatang.

Namun, pembangunan tidak dapat langsung dilakukan karena pemenang tender harus merancang desainnya terlebih dahulu.
Nantinya pembangunan fisik jalur layang Transjakarta akan dibagi-bagi menjadi delapan paket pengerjaan.

Di sepanjang koridor ini akan berdiri sebanyak 12 halte. Adapun anggaran pembangunan jalan layang tersebut mencapai Rp 2,5 triliun dengan rincian Rp 200 miliar untuk biaya konsultan perencanaan, desain awal dan konsultan manajemen.

Sementara untuk pembangunan fisiknya sendiri mencapai Rp 2,3 triliun. Biaya pembangunannya menggunakan anggaran multi years. Jalan layang ini ditargetkan sudah bisa beroperasi pada 2016.

Jalan layang yang akan dibangun itu memiliki total panjang lintasan 9,4 kilometer yang terbentang dari Ciledug hingga Jalan Kapten Tendean, lebar sembilan meter dan tinggi sekitar 12 hingga 20 meter.

Tak hanya koridor XIII (Ciledug-Blok M), sedangkan jalan layang transjakarta dua lainnya yaitu Koridor XIV (Pondok Kelapa-Blok M), dan Koridor XV (Blok M-Kalimalang) belum dibangun sama sekali.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved