Jelang Siang, 3 Jenazah Ditemukan Terikat di Kursi Pesawat
Senin, 05 Januari 2015 - 16:51 WIB
Jelang Siang, 3 Jenazah Ditemukan Terikat di Kursi Pesawat
A
A
A
JAKARTA - Badan SAR Nasional (Basarnas) kembali menemukan tiga jenazah Penumpang Pesawat AirAsia QZ8501 dari Perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah.
Ketiganya ditemukan mengapung terikat di kursi pesawat di area prioritas dan berhasil dievakuasi menuju Pangkalan Bun pada pukul 13.14 WIB.
"Temuan korban masih disektor prioritas sebanyak tiga jenazah dan telah dibawa ke Pangkalan Bun pada pukul 13.14 WIB," kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Soelistyo saat menggelar konfrensi pers di Kantornya Jalan Angkasa Kemayoran, Jakarta, Senin (5/1/2014).
Dengan temuan baru ini total jenazah yang berhasil diangkat dari perairan mencapai 37 orang. Cuaca yang mendukung sedari pagi hingga siang berpengaruh pada hasil operasi tim.
"Cuaca cukup kondusif namun memang gelombang dan kecepatan arus dibawah mencapai 2-4 knot," lanjutnya.
Selain jenazah pada operasi hari kesembilan juga ditemukan serpihan pesawat berupa kursi penumpang.
"Seluruh unsur masih bekerja. Namun untuk penyelam masih standby karena arus yang kencang," tandasnya.
Ketiganya ditemukan mengapung terikat di kursi pesawat di area prioritas dan berhasil dievakuasi menuju Pangkalan Bun pada pukul 13.14 WIB.
"Temuan korban masih disektor prioritas sebanyak tiga jenazah dan telah dibawa ke Pangkalan Bun pada pukul 13.14 WIB," kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Soelistyo saat menggelar konfrensi pers di Kantornya Jalan Angkasa Kemayoran, Jakarta, Senin (5/1/2014).
Dengan temuan baru ini total jenazah yang berhasil diangkat dari perairan mencapai 37 orang. Cuaca yang mendukung sedari pagi hingga siang berpengaruh pada hasil operasi tim.
"Cuaca cukup kondusif namun memang gelombang dan kecepatan arus dibawah mencapai 2-4 knot," lanjutnya.
Selain jenazah pada operasi hari kesembilan juga ditemukan serpihan pesawat berupa kursi penumpang.
"Seluruh unsur masih bekerja. Namun untuk penyelam masih standby karena arus yang kencang," tandasnya.
(sms)