Pencarian AirAsia QZ8501 Diperpanjang Seminggu

Senin, 05 Januari 2015 - 19:00 WIB
Pencarian AirAsia QZ8501...
Pencarian AirAsia QZ8501 Diperpanjang Seminggu
A A A
JAKARTA - Pencarian terhadap penumpang dan kotak hitam Pesawat AirAsia QZ8501 akan diperpanjang selama seminggu.

Perpanjangan waktu pencarian diharapkan bisa digunakan untuk menemukan kotak hitam (blackbox) pesawat yang diduga terbenam bersama dengan badan pesawat guna mengungkap penyebab pasti pesawat tersebut jatuh dan tenggelam.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Soelistyo meminta agar perpanjangan waktu tidak dikonotasikan sebagai batas akhir pencarian.

Sesuai tanggapan pemerintah sebelumnya maka pencarian dan evakuasi tidak dibatasi oleh waktu.

"Perpanjangan sampai minggu depan, tapi jangan diartikan setelah minggu ini berhenti lho ya, tapi diperpanjang," ungkapnya di Kantor Basarnas di Jalan Angkasa Kemayoran, Jakarta, Senin (5/1/2014).

Sementara itu DPR mendukung perpanjangan waktu selama seminggu yang dilakukan Basarnas untuk mengevakuasi dan mencari jenazah maupun serpihan pesawat AirAsia QZ8501.

"Melihat situasi dan kondisi saat ini maka waktu diperpanjang kepada Basarnas untuk fokus mengevakuasi korban," kata Ketua Komisi V DPR Fary Djemy Francis saat menyambangi Kantor Basarnas di Jalan Angkasa Kemayoran, Jakarta, Senin (5/1/2014).

Hingga hari kesembilan proses pencarian, Basarnas sendiri baru berhasil menemukan 37 jenazah dimana 34 di antaranya sudah dikirim ke Surabaya untuk proses identifikasi.

"Makanya nanti pada saat sidang kita akan bahas, bahwa melihat perkembangan sudah tujuh hari dan Basarnas butuh tambahan waktu," lanjutnya.

Fary pun menegaskan, bahwa tugas yang diemban oleh Basarnas bersama tim tidaklah mudah.

Untuk itu DPR mengapresiasi hasil yang telah dicapai oleh Basarnas bersama tim yang berhasil menemukan titik lokasi jatuhnya pesawat.

"Basarnas butuh dukungan politis, moril dalam rangka pencarian," tandasnya.

Seperti diketahui sesuai UU No 29 tahun 2014 Pasal 40 disebutkan bahwa pencarian akan dihentikan apabila dalam waktu tujuh hari pelaksanaan operasi pencarian tidak ada tanda-tanda korban akan ditemukan.
(sms)
Berita Terkait
Indonesia Air Transport...
Indonesia Air Transport Tegaskan Kru Pesawat ATR yang Hilang Berjumlah 7 Orang
Ini Pesan Terakhir Ferry...
Ini Pesan Terakhir Ferry ke Istrinya sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
Gunakan Google Maps,...
Gunakan Google Maps, Ahli Inggris Klaim Deteksi Jejak Pesawat Nahas MH370 di Hutan Kamboja
BREAKING NEWS-Bawa 28...
BREAKING NEWS-Bawa 28 Orang, Pesawat An-26 Rusia Hilang di Kamchatka
Puing-puing Pesawat...
Puing-puing Pesawat An-26 Ditemukan, Seluruh Penumpang Dikhawatirkan Tewas
Pesawat An-26 Rusia...
Pesawat An-26 Rusia Pembawa 28 Orang Jatuh ke Laut
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
2 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
2 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
4 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
4 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
6 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
6 jam yang lalu
Infografis
5 Cara Cepat Menurunkan...
5 Cara Cepat Menurunkan Berat Badan dalam Seminggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved