Bekasi Batasi Pembangunan Perumahan Cluster

Jum'at, 02 Januari 2015 - 19:43 WIB
Bekasi Batasi Pembangunan...
Bekasi Batasi Pembangunan Perumahan Cluster
A A A
JAKARTA - Pemkot Bekasi akan membatasi pembangunan perumahan cluster pada tahun ini. Pembatasan ini lantaran pembangunan cluster saat ini sudah menjamur dan merugikan masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Tata Kota (Distako) Bekasi, Koswara mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan membuat moratorium pembatasan cluster karena perumahan model tersebut infrastukturnya menumpang lingkungan sekitar, sehingga dianggap sangat merugikan.

"Tahun ini kita akan batasi. Karena dampak dari pembangunan cluster sangat membebani sarana lingkungan di sekitar. Cluster lebih cenderung tak ikut membangun infrastuktur di sekitar misalnya jalan dan saluran air," kata Koswara kepada wartawan Jumat (2/1/2015).

Bahkan, kata Koswara, perumahan cluster memiliki model satu blok dan tertutup. Pengembang, hanya membuat akses menuju jalan umum, adapun di dalam perumahan tak diperuntukan untuk umum.
"Fasilitas ikut lingkungan lain, Kalau pun ada fasos-fasumnya sangat kecil," ungkapnya.

Berdasarkan data Distako, dari tahun 2006 hingga 2014 tercatat sebanyak 193 cluster di 12 Kecamatan. Belum lagi, yang izinnya hanya di tingkat kecamatan.

Diperkirakan jumlahnya mencapai 300-an lebih. Untuk itu harus segera dibatasi pembangunanya.

Kabid Pemanfaatan dan Penatagunaan Lahan, Distako Bekasi, Oo Sudiana menambahkan, pertumbuhan perumahan jenis cluster sangat pesat.

Sesuai perizinan, paling banyak dibangun pada tahun 2012 sebanyak 55 unit, adapun di tahun berikutnya 28 unit.

"Tahun 2014 mulai berkurang, karena harga tanah semakin mahal," tambahnya.

Untuk itu, setiap pembangunan cluster harus dievaluasi. Pengembang harus menjelaskan detail melalui siteplan yang dibuat.

Sehingga, ketika sudah berdiri tak merugikan lingkungan sekitar. "Izin juga harus sesuai dengan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah)," tegasnya.
(whb)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Begini Penampakan Gepokan...
Begini Penampakan Gepokan Uang Rp5 Miliar dari OTT Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Batasi Konsumsinya,...
Batasi Konsumsinya, Berikut 5 Suplemen yang Bisa Merusak Ginjal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved