BBM Turun, Angkot Depok Ogah Turunkan Tarif
Jum'at, 02 Januari 2015 - 18:32 WIB
BBM Turun, Angkot Depok Ogah Turunkan Tarif
A
A
A
DEPOK - Kendati harga bahan bakar minyak (BBM) premium sudah turun menjadi Rp7.600 namun tarif angkutan kota (angkot) di Depok tetap sama.
Para sopir tak ikut menurunkan tarif ketika harga premium turun. Padahal alasan mereka menaikkan tarif beberapa waktu lalu karena harga premium naik.
Para sopir mengaku harga kebutuhan pokok juga tidak turun sehingga mereka juga tidak bisa menurunkan tarif angkot.
Mereka beralasan kenaikan tarif bukan hanya didasari harga premium. Tetapi juga dikarenakan kebutuhan hidup yang ikut naik.
"Kalau untuk turun sepertinya susah. Karena kan kebutuhan hidup juga naik karena kenaikan BBM kemarin," kata Binsar, sopir M04 jurusan Depok-Pasar Minggu, Jumat (2/1/2014).
Diakuinya, sejak kemarin sudah banyak penumpang yang menanyakan tarif ketika bayar ongkos.
"Kan belum ada ketentuan penurunan tarif dari pemerintah. Jadi kami tetap pakai tarif yang berlaku sekarang," tutupnya.
Para sopir tak ikut menurunkan tarif ketika harga premium turun. Padahal alasan mereka menaikkan tarif beberapa waktu lalu karena harga premium naik.
Para sopir mengaku harga kebutuhan pokok juga tidak turun sehingga mereka juga tidak bisa menurunkan tarif angkot.
Mereka beralasan kenaikan tarif bukan hanya didasari harga premium. Tetapi juga dikarenakan kebutuhan hidup yang ikut naik.
"Kalau untuk turun sepertinya susah. Karena kan kebutuhan hidup juga naik karena kenaikan BBM kemarin," kata Binsar, sopir M04 jurusan Depok-Pasar Minggu, Jumat (2/1/2014).
Diakuinya, sejak kemarin sudah banyak penumpang yang menanyakan tarif ketika bayar ongkos.
"Kan belum ada ketentuan penurunan tarif dari pemerintah. Jadi kami tetap pakai tarif yang berlaku sekarang," tutupnya.
(whb)