Butuh 3 Hari Ungkap Identitas 2 Jenazah Korban AirAsia
Rabu, 31 Desember 2014 - 19:28 WIB
Butuh 3 Hari Ungkap Identitas 2 Jenazah Korban AirAsia
A
A
A
SURABAYA - Tim DVI membutuhkan waktu dua hingga tiga hari untuk memastikan identitas dua jenazah korban pesawat AirAsia QZ 8501.
Dua jenazah berjenis kelamin laki-laki dan perempuan itu saat ini sedang diautopsi dan identifikasi di RS Bhayangkara Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya.
Kepala DVI Polda Jawa Timur (Jatim) Kombes Pol Budiono mengatakan, tim dokter sedang bekerja untuk melakukan identifikasi jenazah.
"Butuh waktu dua (hingga) tiga hari. Tapi kami berusaha secepatnya sehingga bisa segera diterima oleh pihak keluarga," kata Budiono di Mapolda Jatim, Rabu (31/12/2014).
Kata dia, pihaknya sudah bekerja sesuai dengan standarisasi DVI dan interpol. Sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan hukum.
Identifikasi tersebut tidak hanya berdasarkan pengamatan dan pandangan mata. Namun terdapat proses lain yang bisa dipertanggungjawabkan.
Budiono menyebut, saat ini tim identifikasi sudah menyiapkan 15 orang personel yang berada di RS Bhayangkara. Jumlah itu bisa bertambah ketika banyak jenazah korban mulai berdatangan.
"Sudah disiapkan 15 meja autopsi dan pendingin yang mampu menampung 200 jenazah," katanya.
Selain menampung jenazah, kata dia, RS Bahayangkara juga sudah menyiapkan posko bagi keluarga korban pesawat tersebut.
"Jenazah sudah di RS Bhayangkara. Posko di sini untuk Ante Mortem dan Post Mortem. Untuk keluarga kami siapkan ruang tunggu," tambahnya.
Sebelumnya, dua jenazah korban pesawat AirAsia dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Dua jenazah itu diangkut menggunakan Pesawat TNI AU A1 7302 di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut, BASE OPS Juanda.
Dua jenazah berjenis kelamin laki-laki dan perempuan itu saat ini sedang diautopsi dan identifikasi di RS Bhayangkara Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya.
Kepala DVI Polda Jawa Timur (Jatim) Kombes Pol Budiono mengatakan, tim dokter sedang bekerja untuk melakukan identifikasi jenazah.
"Butuh waktu dua (hingga) tiga hari. Tapi kami berusaha secepatnya sehingga bisa segera diterima oleh pihak keluarga," kata Budiono di Mapolda Jatim, Rabu (31/12/2014).
Kata dia, pihaknya sudah bekerja sesuai dengan standarisasi DVI dan interpol. Sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan hukum.
Identifikasi tersebut tidak hanya berdasarkan pengamatan dan pandangan mata. Namun terdapat proses lain yang bisa dipertanggungjawabkan.
Budiono menyebut, saat ini tim identifikasi sudah menyiapkan 15 orang personel yang berada di RS Bhayangkara. Jumlah itu bisa bertambah ketika banyak jenazah korban mulai berdatangan.
"Sudah disiapkan 15 meja autopsi dan pendingin yang mampu menampung 200 jenazah," katanya.
Selain menampung jenazah, kata dia, RS Bahayangkara juga sudah menyiapkan posko bagi keluarga korban pesawat tersebut.
"Jenazah sudah di RS Bhayangkara. Posko di sini untuk Ante Mortem dan Post Mortem. Untuk keluarga kami siapkan ruang tunggu," tambahnya.
Sebelumnya, dua jenazah korban pesawat AirAsia dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Dua jenazah itu diangkut menggunakan Pesawat TNI AU A1 7302 di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut, BASE OPS Juanda.
(mhd)