Serpihan Pesawat Diduga AirAsia Tersebar di 3 Titik
Selasa, 30 Desember 2014 - 17:05 WIB
Serpihan Pesawat Diduga AirAsia Tersebar di 3 Titik
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan menyatakan telah menemukan lebih dari satu serpihan berwarna merah dan putih, diduga pecahan pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang, pada Minggu 28 Desember 2014 pagi.
"Serpihannya besar-besar terserak di tiga lokasi. Di antaranya berada di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Itu merupakan serpihan pesawat," kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo, di kantornya, Selasa (30/12/2014).
Menurut dia, lokasi serpihan berada pada titik koordinat 03.52,50 S 110.30,53 E, 03.52,73 S 110.30,18 E, dan 03.52,62 S 110.29,39 E, atau berada pada posisi sekitar 100 mil barat daya dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
"Petugas kami berani konfirmasi itu serpihan pesawat, dan identifikasi cukup signifikan akan segera kami tindaklanjuti," terangnya.
Djoko menambahkan, serpihan-serpihan tersebut ditemukan oleh petugas pencari dari pesawat milik Balai Kalibrasi UPT Kementerian Perhubungan yang saat ini dipimpin tim pencari dari Badan SAR Nasional. "Setelah kami evaluasi, akan kami evakuasi segera mungkin," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pesawat AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura dilaporkan hilang kontak sejak pukul 06.17 WIB, pada Minggu 28 Desember 2014 pagi. Lokasi terakhir QZ8501 berada di sekitar Tanjungpandan, Belitung.
Pesawat itu membawa 155 penumpang, dua pilot, dan lima kru pesawat. Hingga kini, pesawat masih dalam proses pencarian yang melibatkan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Australia.
"Serpihannya besar-besar terserak di tiga lokasi. Di antaranya berada di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Itu merupakan serpihan pesawat," kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo, di kantornya, Selasa (30/12/2014).
Menurut dia, lokasi serpihan berada pada titik koordinat 03.52,50 S 110.30,53 E, 03.52,73 S 110.30,18 E, dan 03.52,62 S 110.29,39 E, atau berada pada posisi sekitar 100 mil barat daya dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
"Petugas kami berani konfirmasi itu serpihan pesawat, dan identifikasi cukup signifikan akan segera kami tindaklanjuti," terangnya.
Djoko menambahkan, serpihan-serpihan tersebut ditemukan oleh petugas pencari dari pesawat milik Balai Kalibrasi UPT Kementerian Perhubungan yang saat ini dipimpin tim pencari dari Badan SAR Nasional. "Setelah kami evaluasi, akan kami evakuasi segera mungkin," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pesawat AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura dilaporkan hilang kontak sejak pukul 06.17 WIB, pada Minggu 28 Desember 2014 pagi. Lokasi terakhir QZ8501 berada di sekitar Tanjungpandan, Belitung.
Pesawat itu membawa 155 penumpang, dua pilot, dan lima kru pesawat. Hingga kini, pesawat masih dalam proses pencarian yang melibatkan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Australia.
(san)