Kualanamu Kebanjiran

Selasa, 30 Desember 2014 - 11:55 WIB
Kualanamu Kebanjiran
Kualanamu Kebanjiran
A A A
MEDAN - Ruang tunggu bandara sekelas Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) ternyata tak menjamin bebas dari banjir. Ironisnya, kondisi ini sudah kerap terjadi namun belum ada tindakan dari pengelola bandara.

Banjir diakibatkan hujan yang mengguyur kawasan Kualanamu, kemarin. Hujan yang turun sekitar dua jam itu kontan membuat lantai1 dan lantai 2 dekat terminal bus KNIA tergenang. Genangan banjir ini sangat mengganggu karena sampai ke zona tempat duduk para penumpang yang menunggu jemputan bus. Iqbal, 37, salah seorang pengguna jasa bandara mengaku, sangat prihatin melihat kondisi KNIA apabila musim hujan tiba.

Sebab lantai bandara kelas internasional itu kerap digenangi air dan atap bocor. Ironisnya, kondisi yang sudah sering terjadi itu seakan-akan dibiarkan pengelola bandara karena tidak ada terlihat ada perbaikan. “Mereknya saja internasional, tapi kondisinya begini, pokoknya parahlah bandara ini,” ujarnya.

Akibat genangan air di lantai membuat keramik licin dan mengganggu. Setiap penumpang yang datang terpaksa harus berhati-hati, meskipun sepatu dan sandal mereka basah. “Saya sudah sering lihat penumpang terpeleset akibat air dan sepatunya basah, padahal mereka mau pergi,” ungkapnya.

Sama halnya di lantai 2, daerah drop zone juga kerap digenangi air hujan. Terlihat para petugas kebersihan berusaha menguras air mencegah semua area tergenangi. Bahkan, mereka menggunakan ember untuk menampung air agar tidak menjalar ke mana-mana. Meski begitu, para petugas kebersihan tetap tidak mampu membendung datangnya air sehingga membanjiri lantai bandara berkelas internasional itu.

Sementara para penumpang dan pengunjung yang datang ke bandara terpaksa berhati-hati saat melintas. Ada sebagian yang terpaksa mengangkat sepatu dan melipat celana supaya tidak basah. Berbeda lagi di tempat duduk pol bus, walau seluruhnya sudah digenangi air, sebagian tetap bertahan menunggu jemputan.

Salah seorang petugas kebersihan bandara yang enggan disebutkan namanya mengakui, jika hujan lebat turun pasti airnya masuk ke lantai 1. Walaupun sekuat tenaga dikuras, air tetap tidak terbendung karena semua tempias dan atap yang bocor di bandara banyak. Dia juga sangat menyayangkan kenapa pihak pengelola bandara tidak memprioritaskan perbaikan kanopi bandara dan atap yang bocor itu.

“Kalau musim hujan lantai 1 kerap digenangi air. Bahkan, akibatnya lantai licin sehinga ada pengunjung yang tergelincir. Bukan berarti pihak pengelola bandara tidak melihat kondisi itu, mereka mengetahui namun tidak diindahkan,” katanya.

Airport Duty Manager KNIA, Parluhutan Pulungan, mengaku sudah melaporkan kondisi itu kepada pimpinan, tetapi belum ada respons. “Begitulah kondisinya, bagaimanalah kami buat,” katanya pasrah.

Menurut Parluhutan, usulan perbaikan sudah sering disampaikan pihak pengelola KNIA ke PT Angkasa Pura (AP) II pusat, tetapi belum ada tanggapan. “Kita bersabarlah supaya usulan tersebut direspons sehingga persoalan dapat teratasi secepatnya,” ujarnya.

M Andi Yusri
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
7 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
7 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved