Legislator Keluhkan Kelangkaan Elpiji

Selasa, 30 Desember 2014 - 10:51 WIB
Legislator Keluhkan...
Legislator Keluhkan Kelangkaan Elpiji
A A A
MAJALENGKA - Dewan DPRD Kabupaten Majalengka mengeluhkan kelangkaan elpiji 3 kg yang tak kunjung tuntas dan kerap dikeluhkan warga hingga saat ini.

Apalagi harga eceran di ber bagai daerah di Kabupaten Majalengka tidak merata dari mulai Rp19.000 - Rp25.000. Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Komisi B DPRD Kabupaten Majalengka dengan Hiswanamigas, disperindag, pe rwakilan Pertamina, dan KUKM (koperasi usaha kecil menengah), di ruangan Bamus DPRD setempat, kemarin.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Majalengka Deden Hardian Naryanto mengatakan, pihaknya kerap mendapatkan keluhan dari masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji yang hingga saat ini belum menemukan solusi. Termasuk tidak meratanya harga eceran elpiji 3 kg. “Kami hanya meminta agar masalah kelangkaan gas elpiji dan tarifnya tidak terus berlanjut, hingga masyarakat akhirnya dibuat resah atas kelangkaan elpiji ini,” pinta politisi PKS ini, kemarin.

Dia mengatakan, pertemuan ini tiada lain untuk mencari jalan keluar atas masalah elpiji 3 kg, sekaligus mengklarifikasi dan mencari solusi atas masalah tersebut. Termasuk lemahnya pengawasan dari instansi terkait mengenai pendistribusiaan elpiji. “Kami merasa prihatin atas masalah ini. Oleh karena itu, kami sebagai anggota dewan tidak tinggal diam dan terus menggali informasi serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyelediki penyebab ketiadaan elpiji ini,” tukasnya.

Anggota DPRD lainnya Dede Aif Mussofa menambahkan, persoalan kelangkaan dan tingginya harga eceran dikarenakan berubahnya Harga Ecer an Tertinggi (HET) gas 3 kg dari pangkalan yang semula Rp 14.000 menjadi Rp16.000/ tabung. Tentu kondisi ini berimplikasi pada harga di tingkat pengecer. “Diyakini harga elpiji 3 kg di pengecer harganya akan semakin melambung, maka perlunya Pemkab Majalengka mengkaji HET ini,” katanya.

Sekretaris Disperindag KUKM Kabupaten Majalengka Nunu Rohaenudin menjelaskan, berdasarkan laporan yang dimilikinya pasokan elpiji di Kabupaten Majalengka sudah sesuai ketentuan yang berlaku. Bahkan pada 2014 ini, pihaknya sudah melayangkan surat ke pemerintah guna meminta tambahan pasokan gas elpiji di wilayah Kabupaten Majalengka.

“Saat ini tabung gas 3 kg di Majalengka setiap tahunnya mengalami penambahan. Pada 2012 lalu ada 7 juta, 2013 ada 8 juta dan sekarang 2014 kami akan mengusulkan ke pemerintah dan Pertamina 10 juta. Nah, kalau sekarang masih mengalami kelangkaaan terus masalahnya ada di mana,” ujarnya.

Pengurus Hiswanamigas Iis Iskandar mengatakan, jika selama ini pasokan elpiji sudah sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, kelangkaan gas elpiji bisa dikarenakan tidak tepat sasaran penggunaannya.

“Seharusnya elpiji 3 kg ini un - tuk orang miskin, tapi banyak digunakan orang mampu. Dan bisa saja kelangkaan ini terjadi akibat adanya imigrasi dari ukuran 12 kg ke 3 kg yang mendapatkan subsidi dari pemerintah,” paparnya.

Ade Nurjanah
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
4 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
4 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
5 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
7 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved