Penjelasan AirAsia Tak Puaskan Keluarga Penumpang

Senin, 29 Desember 2014 - 01:12 WIB
Penjelasan AirAsia Tak...
Penjelasan AirAsia Tak Puaskan Keluarga Penumpang
A A A
SURABAYA - Pihak Maskapai Penerbangan AirAsia belum bisa memberi keterangan terkait kondisi pesawat maupun penumpang yang lost contact. Meskipun menggelar jumpa pers, di Kantor Crisis Center Terminal 2 Bandara Juanda, namun belum bisa memuaskan keluarga penumpang.

Presiden Direktur PT Indonesia AirAsia Sunu Widiyatmoko yang mendampingi CEO AirAsia Tony Fernandez mengatakan kondisi pesawat dalam keadaan laik terbang. Demikian pula dengan pilot termasuk pilot senior yang sudah mempunyai pengalaman 20500 jam terbang. "Pesawat kita ini buatan tahun 2008," ujarnya, Minggu (28/12/2014).

Sunu juga menjelaskan jika pesawat nahas itu berisikan sebanyak 155 penumpang, dengan rincian berkewarganegaraan Indonesia sebanyak 149 penumpang. Satu penumpang berkewarganegaraan Inggris, tiga penumpang berkewarganegaraan Korea Selatan, satu penumpang berkewarganegaraan Malaysia dan satu penumpang berkewarganegaaraan Singapura.

Sedangkan untuk kru pesawat berjumlah tujuh orang, enam orang berkewarganegaraan Indonesia dan hanya satu yang berkewarganegaraan Prancis.

Sedangkan Kepala Basarnar Surabaya Hernanto mengatakan, untuk mencari pesawat yang hilang pihaknya sudah mengerahkan sebanyak tujuh kapal. Kapal-kapal tesebut berangkat dari beberapa pangkalan laut di beberapa daerah, seperti di Pangkal Pinang, Palembang dan lainnya.

Meski demikian, Hernanto juga belum bisa memberikan kabar lebih lanjut terhadap hasil pencarian yang dilakukan oleh tim SAR.

"Besok pagi kita lanjutkan lagi pencarian. Kami belum mendapet informasi lebih lanjut, tapi sejak pagi kapal-kapal sudah berangkat ke titik dimana lokasi pesawat lost contact," tandasnya.

Dalam jumpa pers tersebut, selain dihadiri oleh pihak AirAsia juga dihadiri oleh Gubernur Jatim Soekarwo, GM Angkasa Pura 1 Trikora Harjo dan pihak dari Lanudal.

"Kami minta semua infomasi diberikan seluas-luasnya untuk keperluan keluarga penumpang," harap Sukarwo.

Sebelum jumpa pers, pihak AirAsia bertemu dengan keluarga korban di ruang Crisis Center secara tertutup. Cukup lama pertemuan dilakukan sekitar satu jam, namun setelah mendapat penjelasan tidak membuat keluarga penumpang puas.

Keluarga penumpang merasa tidak puas karena tidak ada penjelasan lebih detail terkait pesawat dan kondisi penumpang.

"Kita tidak mendapat penjelasan apa-apa terkait kondisi pesawat. Hanya dijelaskan jika pesawat mendarat di laut, kondisinya seperti apa tidak dijelaskan," tandas Eden, salah satu keluarga penumpang.
(hyk)
Berita Terkait
Indonesia Air Transport...
Indonesia Air Transport Tegaskan Kru Pesawat ATR yang Hilang Berjumlah 7 Orang
Ini Pesan Terakhir Ferry...
Ini Pesan Terakhir Ferry ke Istrinya sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
Gunakan Google Maps,...
Gunakan Google Maps, Ahli Inggris Klaim Deteksi Jejak Pesawat Nahas MH370 di Hutan Kamboja
BREAKING NEWS-Bawa 28...
BREAKING NEWS-Bawa 28 Orang, Pesawat An-26 Rusia Hilang di Kamchatka
Pesawat An-26 Rusia...
Pesawat An-26 Rusia Pembawa 28 Orang Jatuh ke Laut
Puing-puing Pesawat...
Puing-puing Pesawat An-26 Ditemukan, Seluruh Penumpang Dikhawatirkan Tewas
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
6 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
7 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
7 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
13 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
14 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
15 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved