Tambak Udang di Bantul Ditutup 31 Desember 2014

Rabu, 24 Desember 2014 - 00:02 WIB
Tambak Udang di Bantul...
Tambak Udang di Bantul Ditutup 31 Desember 2014
A A A
BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul bersiap-siap melakukan penutupan tambak-tambak udang di sepanjang pantai selatan Bantul. Pemkab Bantul menegaskan mulai melakukan penutupan tambak udang tanggal 31 Desember 2014.

Bupati Bantul Sri Suryawidati mengatakan, tahap pertama pihaknya segera melakukan penutupan tambak udang yang berada di zona Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

"Yang mendesak atau terdekat digunakan adalah JJLS. Maka prioritasnya adalah di sekitaran JJLS," kata Ida dalam rapat koordinasi persiapan penutupan tambak, Selasa (23/12/2014).

Ida menyebutkan, memang semua tambak udang tersebut melanggar aturan. Sehingga, pihaknya bertekad melakukan penutupan terhadap tambak-tambak udang tersebut. Sambil menunggu peraturan tentang zonasi kawasan pantai yang rencananya jadi bulan April mendatang, pihak Pemkab segera melakukan penertiban tambak udang berdasarkan skala prioritas.

Namun, pihaknya masih memberi toleransi. Kata Ida, masih ada tambak-tambak udang yang nakal. Ada beberapa tambak udang yang mengetahui akan ditutup tanggal 31 Desember mendatang, tetap menebar benih baru-baru ini. Pihaknya akan memberi dispensasi kepada mereka sampai panen.

Selain itu, Ida mengaku juga tidak serta-merta menutup tambak udang tersebut tanpa solusi. Karena, biar bagaimanapun Ida mengaku berutang budi kepada para petambak karena mereka sudah berusaha secara mandiri tanpa menggantungkan bantuan dari Pemkab Bantul untuk memutar roda perekonomian di kawasan pesisir Bantul.

Selain melakukan penutupan, Pemkab Bantul juga tengah menyiapkan lahan untuk relokasi tambak-tambak udang yang akan ditutup tersebut. Rencananya, ada sekitar 32 hektare lahan pasir di kawasan Dusun Wonoroto, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, yang akan dijadikan lokasi tambak udang.

Pihaknya mengklaim sudah berkoordinasi dengan pihak Keraton Yogyakarta yang memang memiliki lahan tersebut. "Kami sudah berkoordinasi dengan Gusti Hadi sebagai Panitikismo."

Berdasarkan data yang ada di Bappeda, setidaknya ada 225 petak tambak di Kecamatan Srandakan dengan luas area 23,22 hektare, 42 petak di Kecamatan Sanden dengan luas area 4,51 hektare, dan di Kretek ada 22,47 hektare. Total lahan yang digunakan untuk tambak udang dari Pantai Parangtritis hingga Pantai Baru Pandansimo ada 32 hektare lebih.
(zik)
Berita Terkait
Chevron Kolaborasi Tingkatkan...
Chevron Kolaborasi Tingkatkan Produktivitas Petambak Udang di Berau
Dongkrak Ekspor Udang...
Dongkrak Ekspor Udang Indonesia lewat Modernisasi Tambak
Wow! Pengembangan Tambak...
Wow! Pengembangan Tambak Udang Vaname Manfaatkan Satelit Amerika
Danrem 011 Lilawangsa...
Danrem 011 Lilawangsa Panen Udang Vaname Usaha Mandiri
Bupati Jembrana Ikut...
Bupati Jembrana Ikut Panen Udang Vaname Teknologi Hyper Density di Situbondo
Nelayan Lampung Timur...
Nelayan Lampung Timur Belajar Pengelolaan Tambak Udang Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved