Cililin-Rajamandala Putus 18 Jam

Minggu, 21 Desember 2014 - 11:34 WIB
Cililin-Rajamandala...
Cililin-Rajamandala Putus 18 Jam
A A A
BANDUNG BARAT - Ratusan meter kubik tanah longsor menutup Jalan Sandayang, Kampung Sandayang, Desa Cijambu, Kecamatan Pong kor, Kabupaten Bandung Barat.

Longsor yang terjadi pada Jumat (19/12) sekitar pukul 17.00 WIB ini sempat memutus jalur trans portasi yang meng hu bungkan Kecamatan Cililin-Kecamat an Cipatat selama 18 jam. Pantauan KORAN SINDO, gunduk an tanah merah yang menutupi jalan telah berhasil dibuka aksesnya oleh kendaaraan berat dari PT Brantas dengan dibantu warga. Tanah merah yang menggunung di ping gir ja lan setinggi 1,5 meter.

Kendaraan yang melintas harus berhati-hati ka rena jalanan licin akibat air hujan yang membawa material tanah me rah dan menutupi permukaan jalan. Longsor menutup akses jalan menyebabkan sejumlah pengendara yang hendak me lintasi jalur tersebut terpaksa menginap semalaman. Jajang, 40, warga setempat mengatakan, saat kejadian, warga men de ngar suara keras yang ternyata setelah kejadian diketahui bunyi suara keras itu diperkirakan berasal dari suara pepohonan yang terseret dan bertabrakan dengan pohon lain.

“Warga mengetahui longsor itu karena ada bunyi suara keras,” kata Jajang. Kawasan Cipongkor, ujar dia, memang telah diprediksi akan mengalami longsor. Pasalnya, selain tanahnya gembur sehingga sangat rentan terbawa arus air saat curah hujan meningkat. Warga saat ini khawatir akan terjadi longsor susulan.

“Kalau melihat hujan seperti ini terus menerus ditakutkan akan terjadi longsor susulan,” ujar dia. Jajang berharap pe merintah sigap dan tanggap jika terjadi kejadian longsor ini. Pasalnya, akses jalan ini merupakan akses utama menuju kota. “Iya kanakses jalan ini dipakai untuk sekolah dan bekerja ke arah Rajamandala, Bandung, dan Cianjur. Akses jalan yang tertutup material tanah sepanjang 200 meter baru dapat dilalui tadi pagi (kemarin),” ungkap Jajang.

Sebelumnya, kejadian longsor serupa telah terjadi di Kampung Kamalasari, Desa Citiru, Kecamatan Cipongkor, KBB pada Minggu (14/12) sekitar pukul 19.00 WIB. Longsor tersebut memusnahkan pu luhan hektare sawah warga. Saat longsor terjadi, seluruh warga panik ke luar rumah karena mendengar suara bergemuruh.

“Malam itu semua warga keluar dan diam di luar karena mendengar bunyi yang sangat keras. Warga saat itu diam dulu di luar sambil memastikan ada kejadian apa,” ungkap Dodoh, 40, warga Citiru.

Dia menuturkan, suara yang terdengar keras baru dapat dipastikan warga keesokan harinya saat salah satu warga melihat sawahnya yang berada di puncak bukit tersebut meng - anga akibat longsor me nyerupai kawah gunung. “Ada warga melihat sawahnya hilang terseret longsor dan menganga memakan puluhan petak sawah,” tutur dia.

Nur azis
(ars)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
29 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Terbentuknya...
Sejarah Terbentuknya Tim Wingsuit Kopasgat, Minimal Punya 1.500 Jam Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved