Pemkab Humbahas Perketat Izin Penebangan Pinus

Sabtu, 20 Desember 2014 - 07:03 WIB
Pemkab Humbahas Perketat...
Pemkab Humbahas Perketat Izin Penebangan Pinus
A A A
DOLOKSANGGUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas) memperketat izin penebangan dan pengangkutan kayu jenis pinus.

Selain untuk mengantisipasi penebangan liar, Pemkab mengharapkan agar masyarakat sadar dengan fungsi hutan.

Wakil Bupati Humbahas, Marganti Manullang mengatakan, Pemkab Humbahas telah memerintahkan agar dinas Kehutanan daerah untuk mengawasi dan meninjau kembali segala bentuk izin penebangan kayu khususnya jenis pinus di daerah.

Pengetatan pengawasan tersebut mengingat sangat banyak penebangan kayu yang tidak sesuai dengan prosedur dan mengabaikan aspek lingkungan.

“Saya sendiri yang telah memerintahkannya, kalau dari kacamata saya sangat banyak penebangan pinus yang harus ditinjau. Terlebih daerah kita adalah daerah resapan air untuk Danau toba,” jelasnya Jumat (19/12/2014) di Dolok Sanggul.

Marganti menegaskan, selama ini banyak masyarakat menjadikan alasan ekonomi sebagai dalih untuk menebang kayu pinus.

Sementara jika melihat dari aspek ekonomisnya, ekplorasi pinus dan pohon di hutan rakyat lainnya dapat dilakukan lebih maksimal dengan pola pengambilan getah.

“Kalaupun sudah tidak layak lagi diambil getah kan bisa dijadikan mebel. Dan kita berharap kedepan masyarakat kita yang mengolah sendiri kayunya dan bukan menjual secara gelondongan,” paparnya.

Marganti menambahkan, masyarakat masih sangat minim memahami tentang pola eksplorasi dan ekploitasi pohon rakyat.

Bahkan terkadang banyak masyarakat mengabaikan pola keseimbangan alam atas dasar pembukaan lahan baru.

Secara prinsip masyarakat tidak bisa disalahkan begitu sja, karena pemerintah juga memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pencerahan terhadap masyarakat.

“Jadi selain memperketat ijin, kita juga meminta dinas terkait mengembangkan pola ekplorasi dan ekploitasi ramah lingkungan dan tidak menganggu ekosistem. Pasalnya jika ekosistem rusak, maka akan berdampak buruk untuk masyarakat,” jelasnya.

Salah satu pemilik hutan pinus di Humbahas, Maringan Lumban Gaol (55) mengatakan, bahwa pembatasan izin pengangkutan kayu rakyat oleh pemerintah memang sangat tepat.

Mengingat selama ini banyak penebangan dilakukan secara sporadis, khususnya untuk penebangan di lahan masyarakat.

Namun dia berharap agar pemerintah juga memberikan pendidikan untuk pengembangan kayu hidup sebagai kayu produksi.

Contohnya pemerintah memberikan pendidikan untuk pengambilan getah pinus atau menjadikan kayu pinus tua sebagai mebel.

“Karena selain membutuhkan modal pengembangan pola pengelolaan pinus tersebut juga mempengaruhi terhadap modal petani. Sehingga jika dilakukan pembatasan, maka harus dilakukan juga alternatif bisnis dilingkungan petani,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Hutan Bambu di Purwakarta...
Hutan Bambu di Purwakarta Ditebang, Pengusaha Diamuk Dedi Mulyadi
Ilmuwan di Inggris Abadikan...
Ilmuwan di Inggris Abadikan Leonardo DiCaprio Jadi Nama Pohon, Alasannya Bikin Terharu
Mensesneg Pastikan Dalami...
Mensesneg Pastikan Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal
Hutan sebagai Pemasok...
Hutan sebagai Pemasok Oksigen Alami Kerusakan 70 Persen, dari Penebangan Liar hingga Tambang
Jadi Otak Penebangan...
Jadi Otak Penebangan Puluhan Pohon Kota, Bos Reklame Ditangkap
Potret Gundul Kawasan...
Potret Gundul Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat Akibat Penebangan Kayu Hutan Ilegal
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
1 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
3 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
3 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
6 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
7 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Keluarkan...
Pemerintah Keluarkan Izin Harga Tiket Pesawat Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved