Penyandang Disabilitas di Karanganyar Didata Ulang

Jum'at, 19 Desember 2014 - 06:00 WIB
Penyandang Disabilitas...
Penyandang Disabilitas di Karanganyar Didata Ulang
A A A
KARANGANYAR - Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) setempat mendatang ulang para penyandang disabilitas di wilayahnya.

Dengan data yang lengkap, jenis pendampingan dari pemerintah dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penyandang disabilitas. Misal, pemberian modal usaha, di antaranya peralatan harus dibedakan dengan yang normal. "Teknologi yang digunakan juga disesuaikan," kata Juliyatmono, Kamis (18/12/2014).

Berdasarkan data terakhir, jumlah penyandang disabilitas mencapai 7.117 orang. Dari jumlah itu, 214 orang di antaranya mengalami kelumpuhan sehingga tidak bisa hidup mandiri.

Mereka mendapat bantuan dari pemerintah pusat Rp300 ribu per bulan melalui rekening. Pemkab Karanganyar juga akan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan mereka, seperti kursi roda bagi penderita kelumpuhan dan alat bantu dengar bagi tunarungu.

Selain itu, akses fasilitas publik juga harus lebih diperhatikan. Dicontohkan, pengguna kursi roda sulit masuk toilet. Kebutuhan akses semacam itu perlu dibenahi secara bertahap.

Kepala Dinsosnakertrans Karanganyar Agus Hari Bindarto mengatakan, pihaknya akan menerjunkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) guna menyisir para penyandang disabilitas. Pendataan meliputi identitas, kondisi perekonomian, dan kekurangan fisik yang dialami.

"Anggaran untuk penyandang disabilitas akan dialokasikan dalam APBD 2015," kata Agus Hari Bindarto.

Pihaknya kini juga tengah menjalin kerja sama dengan 30 perusahaan di Karanganyar terkait pemenuhan kuota pegawai dari kalangan berkebutuhan khusus. Sebab, perusahaan wajib merekrut satu orang penyandang disabilitas dari setiap 100 orang pegawai. Mereka harus diberi kesempatan seperti bekerja sebagai tenaga pengemas barang, kebersihan, dan keamanan.

Program pemberdayaan juga diupayakan melalui kerja sama dengan perusahaan swasta melalui program corporate social responsibility (CSR).
(zik)
Berita Terkait
Bangkitkan Kepercayaan...
Bangkitkan Kepercayaan Diri Anak Difabel, YBKB Luncurkan Program SMILE
Tata Cara Salat Seorang...
Tata Cara Salat Seorang Difabel Sesuai Ajaran Islam
PERDIK Dampingi Perempuan...
PERDIK Dampingi Perempuan Difabel Korban Kekerasan Seksual di Makassar
Diskursus Sebutan Kaum...
Diskursus Sebutan Kaum Difabel
Sebagai Bentuk Dukungan,...
Sebagai Bentuk Dukungan, Polri Pamerkan Lukisan Karya Difabel
Otak Pelaku Pemerkosaan...
Otak Pelaku Pemerkosaan Perempuan Difabel di Makassar Diringkus Polisi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
7 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
7 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved