Polisi Kantongi Calon Tersangka Ambruknya Jembatan TIM
Selasa, 16 Desember 2014 - 13:44 WIB
Polisi Kantongi Calon Tersangka Ambruknya Jembatan TIM
A
A
A
JAKARTA - Kasus ambruknya jembatan penghubung di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat yang menewaskan empat pekerja mulai menunjukkan titik terang. Polisi telah mengantongi calon tersangka kasus tersebut.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengungkapkan, setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, penyidik telah mendapatkan nama-nama yang harus bertanggung jawab dalam kecelakaan kerja tersebut.
"Sudah ada beberapa nama calon tersangka. Nanti kalau cukup bukti kita segera sampaikan ke publik," ungkap Tatan kepada wartawan, Selasa (16/12/2014).
Tatan menuturkan, penyidik saat ini masih menunggu hasil laporan dari tim Puslabfor Mabes Polri.
"Nunggu hasil dari Puslabfor dulu, setelah itu kita umumkan. Ya, memang agak lama karena Puslabfor sendiri melakukan olah TKP sampai tiga kali," ujarnya.
Tatan menargetkan bulan ini penyelidikan kasus ini sudah selesai. Sehingga dalam satu hingga dua minggu ini dirinya sudah bisa menetapkan tersangka atas kasus ini.
Sebelumnya pada Jumat 31 Oktober lalu konstruksi jembatan penghubung antara Gedung Perpustakaan dan Gedung Arsip DKI Jakarta di TIM ambruk.
Sembilan orang pekerja proyek yang kebanyakan berasal dari Semarang dan Purwodadi, Jawa Tengah menjadi korban. Empat korban meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengungkapkan, setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, penyidik telah mendapatkan nama-nama yang harus bertanggung jawab dalam kecelakaan kerja tersebut.
"Sudah ada beberapa nama calon tersangka. Nanti kalau cukup bukti kita segera sampaikan ke publik," ungkap Tatan kepada wartawan, Selasa (16/12/2014).
Tatan menuturkan, penyidik saat ini masih menunggu hasil laporan dari tim Puslabfor Mabes Polri.
"Nunggu hasil dari Puslabfor dulu, setelah itu kita umumkan. Ya, memang agak lama karena Puslabfor sendiri melakukan olah TKP sampai tiga kali," ujarnya.
Tatan menargetkan bulan ini penyelidikan kasus ini sudah selesai. Sehingga dalam satu hingga dua minggu ini dirinya sudah bisa menetapkan tersangka atas kasus ini.
Sebelumnya pada Jumat 31 Oktober lalu konstruksi jembatan penghubung antara Gedung Perpustakaan dan Gedung Arsip DKI Jakarta di TIM ambruk.
Sembilan orang pekerja proyek yang kebanyakan berasal dari Semarang dan Purwodadi, Jawa Tengah menjadi korban. Empat korban meninggal dunia.
(whb)