Akses Difabel di Pasar Ir Soekarno Kurang Memadai

Sabtu, 13 Desember 2014 - 12:06 WIB
Akses Difabel di Pasar...
Akses Difabel di Pasar Ir Soekarno Kurang Memadai
A A A
SUKOHARJO - Paguyuban Difabel Sehati meninjau fasilitas akses bagi difabel di sejumlah bangunan untuk publik.

Inspeksi dan percobaan dilakukan di bangunan trotoar baru di Jalan Veteran dan akses difabel di Pasar Ir Soekarno. Dalam inspeksi tersebut, difabel menilai akses yang ada kurang memadai. “Kami sudah mencoba akses di trotoar di Jalan Veteran dan akses di Pasar Ir Soekarno, dan kami menilai akses yang ada belum memadai,” ujar Ketua Paguyuban Difabel Sehati Sukoharjo Edy Supriyanto kemarin.

Belum memadainya akses difabel di bangunan publik dikarenakan difabel tidak dilibatkan ketika pembangunan akses dilakukan. Akibatnya, akses difabel yang dibangun kurang memadai. Karena itu, Edy berharap akses difabel yang dibangun di tempat lain seperti gedung perkantoran yang memberikan pelayanan publik bisa diakses dengan mudah.

Khusus di Pasar Ir Soekarno sudah ada akses difabel di pintu utama pasar. Namun, akses serupa tidak disediakan di bagian ujung utara maupun selatan di bagian depan pasar. Akibatnya, ketika difabel akan keluar harus kembali ke pintu utama dan itu harus memutar. “Kalau di bagian ujung juga disediakan akses tentu akan mempermudah difabel untuk turun,” ujarnya.

Begitu juga untuk akses difabel dari lantai satu ke lantai dua di sisi utara pasar. Meski akses berupa jalan miring sudah disediakan, difabel menilai akses yang ada terlalu curam dan licin. Bahkan ketika dicoba oleh beberapa difabel yang menggunakan kursi roda untuk menuju lantai dua difabel berkursi roda harus didorong oleh dua orang.

Pasalnya, kalau hanya didorong oleh satu orang terlalu berat karena kemiringan akses terlalu curam. “Saya harap akses difabel di pasar lainnya dan juga gedung perkantoran diperha-ti-kan sehingga difabel tidak kesulitan,” katanya.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya seusai acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) mengatakan, selama ini pemkab berkomitmen memberikan perhatian bagi difabel. Bahkan, saat ini Sukoharjo sudah memiliki Perda No 7/2009 tentang Pemberdayaan Penyandang Cacat.

Terkait akses difabel di perkantoran dan pelayanan publik, Wardoyo juga sudah menginstruksikan di tiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk membuat bidang miring akses difabel.

“Khusus untuk gedung bertingkat di lingkungan Sekretariat Daerah yang memberikan pelayanan publik juga sudah dibangun lift sehingga mempermudah akses difabel,” ucap Wardoyo.

Sumarno
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved