Cari Taksi Putih, Polda Metro Bentuk Tim Khusus
Rabu, 10 Desember 2014 - 18:56 WIB
Cari Taksi Putih, Polda Metro Bentuk Tim Khusus
A
A
A
JAKARTA - Untuk mencari keberadaan taksi putih yang digunakan merampok penumpangnya, Polda Metro Jaya membentuk tim khusus.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Pol Heru Pranoto mengatakan, taksi Express yang digunakan Sutrisno alias Trisno untuk merampok, sampai saat ini belum ditemukan.
"Harus yakin bisa kita temukan. Pokoknya kita cari sampai dapat," katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/12/2014).
Heru menambahkan, ia telah menurunkan timnya untuk melacak keberadaan taksi tersebut. Sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi jual-beli mobil curian juga diselidiki untuk menemukan barang bukti tersebut.
Sementara itu, pihaknya telah memanggil Express Group terkait hilangnya taksi yang digunakan untuk kejahatan tersebut.
"Namun dari pihak Express mengatakan tidak ada pihaknya yang mengambil taksi yang dipakai untuk merampok tersebut," tegasnya.
Taksi Express tersebut merupakan barang bukti dalam kejahatan perampokan yang dilakukan oleh Trisno Cs. Barang bukti itu penting untuk proses penyidikan selanjutnya.
"Tetapi tanpa barang bukti itu pun tidak masalah. Karena kami masih punya bukti-bukti lain," tuturnya.
Ia juga berkeyakinan, andai taksi tersebut tidak juga ketemu hingga berkas para tersangka diserahkan ke kejaksaan, tidak akan menghalangi proses di kejaksaan.
"Kan ada bukti lainnya, dan bukti-bukti itu juga sudah cukup kuat," tegasnya.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Pol Heru Pranoto mengatakan, taksi Express yang digunakan Sutrisno alias Trisno untuk merampok, sampai saat ini belum ditemukan.
"Harus yakin bisa kita temukan. Pokoknya kita cari sampai dapat," katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/12/2014).
Heru menambahkan, ia telah menurunkan timnya untuk melacak keberadaan taksi tersebut. Sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi jual-beli mobil curian juga diselidiki untuk menemukan barang bukti tersebut.
Sementara itu, pihaknya telah memanggil Express Group terkait hilangnya taksi yang digunakan untuk kejahatan tersebut.
"Namun dari pihak Express mengatakan tidak ada pihaknya yang mengambil taksi yang dipakai untuk merampok tersebut," tegasnya.
Taksi Express tersebut merupakan barang bukti dalam kejahatan perampokan yang dilakukan oleh Trisno Cs. Barang bukti itu penting untuk proses penyidikan selanjutnya.
"Tetapi tanpa barang bukti itu pun tidak masalah. Karena kami masih punya bukti-bukti lain," tuturnya.
Ia juga berkeyakinan, andai taksi tersebut tidak juga ketemu hingga berkas para tersangka diserahkan ke kejaksaan, tidak akan menghalangi proses di kejaksaan.
"Kan ada bukti lainnya, dan bukti-bukti itu juga sudah cukup kuat," tegasnya.
(ysw)