Data Ante Mortem 16 ABK Kapal Oryong 501 Dikirim ke Jakarta

Minggu, 07 Desember 2014 - 12:31 WIB
Data Ante Mortem 16...
Data Ante Mortem 16 ABK Kapal Oryong 501 Dikirim ke Jakarta
A A A
SEMARANG - Petugas Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran Kesehatan (Dokkes) Polda Jawa Tengah mengirimkan data ante mortem 16 Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Oryong 501 asal Jawa Tengah, yang tewas saat musibah kapal tenggelam di Rusia.

Kepala Sub Bidang Kedokteran Kepolisian Bid Dokkes Polda Jateng, AKBP Sumy Hastry Purwanti mengatakan, data 16 korban sudah dikirimkan ke Jakarta.

"Kami sudah mengambil data 16 korban, terinci 10 di Tegal dan enam di Brebes termasuk Pemalang," ungkapnya saat dihubungi KORAN SINDO, Minggu (7/12/2014).

Pihaknya telah melakukan fase ante mortem yang merupakan fase ketiga dari lima fase dalam proses kegiatan DVI pada insiden bencana atau musibah seperti ini.

Fase ini, petugas sesuai ahlinya ditugaskan mewawancarai anggota keluarga korban meninggal. Serangkaian pertanyaan diajukan untuk membantu identifikasi almarhum korban, mulai tentang deskripsi orang yang hilang, pakaian, perhiasan atau barang-barang pribadi lain yang mungkin dimiliki mereka.

Profil DNA juga ikut diambil untuk membantu identifikasi. "Data-data yang dikirimkan akan dicocokkan dengan data yang diambil dari korban meninggal dunia itu," lanjutnya.

Terpisah, Kepala Bidang Dokkes Polda Jateng Kombes Pol Rini Muliawati menyebut, ABK asal Jateng yang menjadi korban tewas insiden itu berjumlah 16 orang.

"Yang Brebes 1 selamat, yang MD (Meninggal Dunia) 16 orang," kata melalui pesan BlackBerry Messenger (BBM) yang diterima KORAN SINDO.

Berdasar data yang diterima pihaknya, kata Rini, untuk ABK asal Jawa Tengah ada 17 orang. Terinci; enam asal Kabupaten Brebes, 10 Kabupaten Tegal, dan satu orang asal Kabupaten Pemalang.

Diketahui, musibah tenggelamnya Kapal Oryong 501 di Perairan Laut Bering Rusia, terjadi Senin (1/12/2014). Kapal itu memiliki bobot 1.753 ton. Awak kapal berjumlah 60 orang, terinci; 11 orang Korsel, 35 WNI, 13 warga Filipina, satu warga Rusia. Kapal tersebut buatan Spanyol tahun 1978.
(zik)
Berita Terkait
Update Operasi Pencarian...
Update Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam, 42 Orang Belum Ditemukan
Pencarian Korban Kapal...
Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Pontianak
KM Ladang Pertiwi yang...
KM Ladang Pertiwi yang Tenggelam Rupanya Berpenumpang 50 Orang
Tim DVI Polda Sulsel...
Tim DVI Polda Sulsel Identifikasi 1 Jenazah Korban KM Ladang Pertiwi
Bagaimana Menyelamatkan...
Bagaimana Menyelamatkan Kapal Selam Titan Jika Ditemukan? Begini Opsi yang Dilakukan
Tangis Pecah di Buton...
Tangis Pecah di Buton Tengah, 15 Korban Kapal Tenggelam Dimakamkan dalam 1 Liang
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
27 menit yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
49 menit yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
1 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
1 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
1 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved