Lagi Nodong & Ketahuan Polisi, Penodong Langsung Angkat Tangan
Rabu, 03 Desember 2014 - 19:22 WIB
Lagi Nodong & Ketahuan Polisi, Penodong Langsung Angkat Tangan
A
A
A
JAKARTA - Penodong kelas teri di Jalan Jati Bunder, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, terpaksa pasrah saat polisi mengeluarkan tembakan peringatan. Penodong yang sedang beraksi itu mencoba kabur saat ketahuan polisi.
Dari tangan pelaku, polisi menyita senjata tajam jenis pisau dan uang tunai sebanyak Rp250 ribu yang diduga kuat hasil kejahatan pelaku. Untuk proses hukum lebih lanjut, pelaku beserta sejumlah barang bukti kemudian digelandang ke Polsek Tanah Abang menggunakan mobil patroli kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Ardiansyah mengatakan, kejadiannya Rabu (3/12/2014) dini hari. Hingga kini, pihaknya masih memeriksa pelaku guna pendalaman lebih lanjut.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui memiliki kelompok. Mereka dikenal sadis dalam beraksi, tak segan melukai para korban yang melawan," ujarnya di Jakarta.
Peristiwa bermula ketika korban sedang melintas di atas jembatan tinggi, Bongkaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu dini hari. Pelaku yang melihat korban berpenampilan 'katro' langsung menghadang korban.
Pelaku menodongkan pisau ke leher korban sambil merampas dompetnya yang berada di dalam kantong dengan ancaman akan membunuhnya jika melawan.
Korban yang takut hanya bisa pasrah saat pelaku melucuti barang berharganya. Setelah mendapatkan semua barang incarannya, kebetulan mobil patroli melintas di sekitar lokasi kejadian.
Lantaran ada yang aneh, polisi pun mendekati korban dan pelaku. Ternyata setelah sampai di lokasi, polisi mendapati pelaku sedang menodongkan pisau ke leher korban.
Namun saat hendak ditangkap, pelaku hendak kabur. Polisi pun memberikan tembakan peringatan ke udara, hingga pelaku ketakutan.
"Hingga kini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Tanah Abang. Dia akan dijerat Pasal 365 KUHP atas perbuatannya," ujarnya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita senjata tajam jenis pisau dan uang tunai sebanyak Rp250 ribu yang diduga kuat hasil kejahatan pelaku. Untuk proses hukum lebih lanjut, pelaku beserta sejumlah barang bukti kemudian digelandang ke Polsek Tanah Abang menggunakan mobil patroli kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Ardiansyah mengatakan, kejadiannya Rabu (3/12/2014) dini hari. Hingga kini, pihaknya masih memeriksa pelaku guna pendalaman lebih lanjut.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui memiliki kelompok. Mereka dikenal sadis dalam beraksi, tak segan melukai para korban yang melawan," ujarnya di Jakarta.
Peristiwa bermula ketika korban sedang melintas di atas jembatan tinggi, Bongkaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu dini hari. Pelaku yang melihat korban berpenampilan 'katro' langsung menghadang korban.
Pelaku menodongkan pisau ke leher korban sambil merampas dompetnya yang berada di dalam kantong dengan ancaman akan membunuhnya jika melawan.
Korban yang takut hanya bisa pasrah saat pelaku melucuti barang berharganya. Setelah mendapatkan semua barang incarannya, kebetulan mobil patroli melintas di sekitar lokasi kejadian.
Lantaran ada yang aneh, polisi pun mendekati korban dan pelaku. Ternyata setelah sampai di lokasi, polisi mendapati pelaku sedang menodongkan pisau ke leher korban.
Namun saat hendak ditangkap, pelaku hendak kabur. Polisi pun memberikan tembakan peringatan ke udara, hingga pelaku ketakutan.
"Hingga kini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Tanah Abang. Dia akan dijerat Pasal 365 KUHP atas perbuatannya," ujarnya.
(mhd)