Pertamina Optimistis Jadi Leader di MEA 2015

Senin, 01 Desember 2014 - 11:57 WIB
Pertamina Optimistis...
Pertamina Optimistis Jadi Leader di MEA 2015
A A A
SEMARANG - Jelang bergulirnya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, PT Pertamina menyatakan siap menghadapi gempuran berbagai produk dari asing.

Bahkan, perusahaan yang bergelut di usaha minyak dan gas bumi ini optimistis akan menjadi leader dalam persaingan penjualan bahan bakar dan berbagai produk unggulan lainnya. Hal itu ditegaskan General Manager Marketing Operation Regional IV PT Pertamina Jateng- DIY Subagyo Hari Moeljanto saat membuka acara gathering bersama awak media di Kuta, Bali beberapa waktu lalu.

“MEA 2015 akan menjadi peluang dan tantangan. Tapi yang jelas, kami optimistis akan menjadi market leader dalam pertarungan global itu,” kata dia. Pihaknya mengaku akan menjadikan MEA 2015 sebagai pemacu untuk perbaikan PT Pertamina. Selain meningkatkan produk agar selevel dengan pesaing luar negeri, pihaknya juga akan lebih bersaing dari sisi harga.

“Ini tantangan kami, bagaimana menjadikan produk Pertamina selevel dengan produk asing dan harganya juga ikut bersaing,” katanya. Lebih lanjut Subagyo mengatakan, selain upaya pihaknya untuk mampu menjadi pemimpin dalam persaingan global tersebut, peran masyarakat Indonesia juga sangat vital.

Kecintaan masyarakat terhadap produkproduk buatan dalam negeri harus terus ditingkatkan. “Ini yang harus terus kita kawal, yakni membuat masyarakat Indonesia semakin cinta terhadap produk dalam negeri. Ini penting karena jika produk Pertamina yang diminati, hasilnya juga akan dikembalikan kepada masyarakat. Tapi kalau masyarakat lebih memilih produk-produk dari asing, maka tidak ada pemasukan bagi negara,” katanya.

Subagyo menambahkan, jika Pertamina sudah memiliki nilai plus dibanding perusahaan lainnya. Sebab, Pertamina sudah go international dan sudah memiliki pangsa pasar di 26 negara di dunia. “Produk kami sudah dipasarkan ke 26 negara di dunia. Itu kekuatan kami untuk menjadi leader di MEA 2045. Dibanding perusahaan lain, kami yakin Pertamina akan lebih baik,” ucapnya.

Sementara itu, Manager Region Domestik Gas Jateng DIY Cornelius Damar Sasongko mengatakan, Pertamina akan segera membangun 150 buah SPBG di seluruh SPBU di Indonesia. Hal itu juga demi menghadapi persaingan penjualan gas oleh pihak lain.

“MEA 2015 membuat keterbukaan asing dalam usaha gas di Indonesia. Beberapa waktu lalu pun sudah ada beberapa perusahaan gas yang merambah Indonesia. Ini harus diantisipasi dan kami harus siap. Berbagai upaya akan kami lakukan termasuk perbaikan di bidang pelayanan kepada masyarakat di bidang penjualan gas,” kata dia.

Andika Prabowoo
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
1 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved