Ahok Pilih Birokrat karena Tak Ingin Ditekan Parpol
Sabtu, 29 November 2014 - 15:51 WIB
Ahok Pilih Birokrat karena Tak Ingin Ditekan Parpol
A
A
A
JAKARTA - Keinginan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar Sarwo Handayani menjadi pendampingnya karena tak mau mendapat tekanan dari partai politik (parpol).
Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Zaki Mubarok mengatakan, saat ini ada dua nama kuat menjadi wagub DKI yakni, mantan Wali Kota Blitar Djarot Saiful dan mantan Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Sarwo Handayani.
"Kemungkinan besar Ahok akan memilih sosok dari kalangan birokrat. Ini dikarenakan Ahok tak ingin ada tekanan parpol bila memilih pendamping dari karena parpol," kata Zaki saat dihubungi Sindonews Sabtu (29/11/2014).
Dengan memilih wagub dari birokrat, lanjut Zaki, Ahok merasa nyaman karena pendampingnya tidak memiliki kepentingan politik.
"Tipikal Ahok sepertinya dia tidak mau ada orang kuat yang dapat menekan kebijakannya," ujarnya.
Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Zaki Mubarok mengatakan, saat ini ada dua nama kuat menjadi wagub DKI yakni, mantan Wali Kota Blitar Djarot Saiful dan mantan Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Sarwo Handayani.
"Kemungkinan besar Ahok akan memilih sosok dari kalangan birokrat. Ini dikarenakan Ahok tak ingin ada tekanan parpol bila memilih pendamping dari karena parpol," kata Zaki saat dihubungi Sindonews Sabtu (29/11/2014).
Dengan memilih wagub dari birokrat, lanjut Zaki, Ahok merasa nyaman karena pendampingnya tidak memiliki kepentingan politik.
"Tipikal Ahok sepertinya dia tidak mau ada orang kuat yang dapat menekan kebijakannya," ujarnya.
(whb)