Pemkab Bandung dapat Hibah Mesin Penjernih Air

Sabtu, 29 November 2014 - 11:05 WIB
Pemkab Bandung dapat...
Pemkab Bandung dapat Hibah Mesin Penjernih Air
A A A
BANDUNG - Pemkab Bandung memiliki mesin penjernihan air hibah dari Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan yang berada di areal Stadion si Jalak Harupat, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung.

Rencananya, air yang telah diolah dengan mesin tersebut akan disiapkan untuk keperluan tanggap darurat bencana di lokasi rawan bencana karena dapat langsung di konsumsi. Bupati Bandung Dadang M Naser menuturkan, bantuan mesin penjernih air senilai Rp4 miliar itu akan sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan air minum warga terutama saat musim kemarau. Pasalnya, sejumlah daerah di Kabupaten Bandung masih kerap dilanda krisis air bersih.

“Mesin ini bisa dipindah-pindah sesuai kebutuhan. Jadi daerah yang membutuhkan bisa menggunakan mesin ini untuk memasok air minum,” kata Dadang kemarin. Menurut dia, mesin drinking water supply sistem tersebut untuk sementara ditempatkan di areal Stadion si Jalak Harupat, berdekatan dengan instalasi air bersih milik PDAM Tir taraharja Kabupaten Bandung.

Air yang diolah di mesin tersebut, berasal dari Sungai Ciwidey yang sebelumnya telah di olah di instalasi PDAM Tirtaraharja. Dadang berharap, ke depan Pemkab Bandung dapat memiliki banyak mesin serupa. Uji laboratorium juga telah dilakukan dan hasilnya, lanjut dia, air yang berasal dari aliran sungai yang kondisinya baik tanpa pencemaran (bersih) sudah layak untuk dikonsumsi.

“Setelah diolah, air minum ini warnanya lebih jernih dan rasanya segar. Bahkan dilihat dari kandungannya lebih baik dari air mi num yang diproduksi perusahaan terkemuka di Indonesia,” katanya. General Secretary of Indonesian Korean Orot Foundation, Daniel Kim berharap agar hibah ter sebut bisa membantu memasok kebutuhan air bersih di Kabupaten Bandung.

Dia juga ber harap agar kerja sama Kabupaten Bandung dan daerah di Korea Selatan lebih terjalin baik. “Mesin mobile drinking water supply system menggunakan sistem membran untuk menjernihkan air hingga layak minum,” katanya.

Menurut dia, mesin tersebut telah dirancang ramah lingkungan dan menggunakan teknologi terbaru, sehingga air yang dihasilkan berkualitas baik. Sumber air yang sebelumnya diolah oleh perusahaan air minum melalui tiga kali penyaringan. Penyaringan air berakhir di UV filter untuk menghilangkan kadar kekeruhan air dan menormalkan kadar asam (PH).

Lebih lanjut, kata dia, setelah melalui proses penyaringan tersebut, air memiliki kadar PH 6,9 dan tingkat kekeruhan 0,05, sehingga sangat layak untuk diminum. Dengan demikian, air tersebut bisa langsung di minum tanpa harus dimasak terlebih dulu. “Mesin ini juga dilengkapi tabung yang bisa menyimpan air jernih sampai 20 meter kubik per hari. Jadi jumlahnya cukup banyak,” tandasnya.

Dila Nashear
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
1 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
3 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
4 jam yang lalu
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved