Pengunjung Akan Dibatasi

Rabu, 26 November 2014 - 13:59 WIB
Pengunjung Akan Dibatasi
Pengunjung Akan Dibatasi
A A A
MEDAN - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan berencana menertibkan pengunjung dan para tamu rumah sakit. Setiap keluarga pasien dan tamu yang berkunjung akan diberikan tanda pengenal.

Pihak RS mengatakan, penertiban ini dilakukan agar pasien lebih tenang selama mendapatkan layanan kesehatan. Ini merupakan bagian pelayanan RSUD dr Pirngadi Medan. Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, Edwin Effendi Lubis, mengungkapkan, rencana penertiban ini dibuat agar pasien lebih tenang selama mendapatkan layanan kesehatan.

Selama ini, kata dia, pasien yang seharusnya butuh istirahat, sering terganggu dengan banyaknya tamu yang berkunjung, walaupun saat itu sudah bukan lagi jam besuk pasien. Selain itu, penjaga pasien dari keluarga pun kadang lebih banyak dari jumlah pasien. “Kami akan tertibkan kunjungan- kunjungan ini. Sebab, pasien yang dirawat inap harusnya mendapatkan istirahat total tanpa gangguan,” ujarnya, kemarin.

Edwin menargetkan penertiban ini akan selesai sebelum 2015. Langkah awal yang dilakukan dengan memberi tanda pengenal. Jadi nantinya, pengunjung dan keluarga pasien yang datang harus memakai tanda pengenal. “Langkah ini dilakukan agar pembenahan bisa dilakukan lebih baik lagi, sehingga rumah sakit ini bisa memberikan pelayanan lebih baik lagi,” kata dia.

Menurutnya, hingga kini manajemen rumah sakit berpelat merah ini terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan pelayanan. Namun, sambungnya, pembenahan ini tidak bisa dilakukan dengan sekejap mata. Edwin meminta masyarakat bersabar dalam proses pembenahan ini.

Salah seorang pengunjung rumah sakit, Ijah, 40, menyambut baik rencana RSUD dr Pirngadi Medan melakukan penertiban ini. Lantaran menurut Ijah, rumah sakit-rumah sakit di luar negeri juga menerapkan sistem ini. Jadi, pasien rawat inap memang benar-benar mendapatkan pelayanan terbaik. Namun, sebelum diterapkan, sebaiknya manajemen rumah sakit mengevaluasi terlebih dahulu terkait kinerja perawatnya.

Sebab, dengan dibatasinya jumlah penjaga pasien dari keluarga, pasien harus mendapatkan perhatian ekstra dari perawat. “Jadi, tidak ada lagi keluarga yang mengurus pasien, tapi kembali ke tugas semula, perawat yang mengurus pasien di rumah sakit,” ucapnya.

Siti Amelia
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
9 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved