Serap Ilmu di Alam Terbuka Beratap Langit

Minggu, 23 November 2014 - 11:17 WIB
Serap Ilmu di Alam Terbuka...
Serap Ilmu di Alam Terbuka Beratap Langit
A A A
Sekolah selalu identik dengan seragam, bangku, meja, dan ruang kelas. Namun itu semua tak berlaku di sekolah taman. Sebuah sekolah yang digagas oleh Komunitas Taman Kota.

Tak ada seragam, bangku atau pun ruang kelas karena semua aktivitasnya dilakukan di taman. Dengan beralaskan tikar dan beratapkan langit, di bawah pohon rindang, anakanak tampak asyik melakukan kegiatannya masing-masing, dari menulis, membaca, hingga menggambar. Semua kegiatan yang dilakukan jauh dari kesan formal layaknya di sekolah umumnya.

Salah satu penggagas Komunitas Taman Kota Adjo Akasia mengatakan, kegiatan sekolah taman sudah dilakukan sejak 2008 lalu. Saat itu dia bersama sejumlah rekannya memang sering menjadikan taman sebagai tempat berkumpul. Keberadaan taman yang masih memiliki imej negatif saat itu, membuatnya harus bisa mengubah perspektif negatif tersebut.

“Dari situ kita berfikir bahwa salah satu solusinya, ya harus ada kegiatan. Biar ada semacam alasan untuk orang datang ke taman. Hingga pada 2008, kami membuat kegiatan bernama sekolah taman,” kata Adjo. Uniknya, di sekolah taman ini tidak mengenal siswa dan guru. Para relawan hanya bertugas membimbing anakanak saat melakukam kegiatan yang mereka sukai. Sehingga mereka semua berbaur.

“Mau baca sambil tiduran, menggambar, semua terserah anak-anaknya. Para relawan hanya memosisikan sebagai kakak aja. Anak-anak kami dekati sambil diajak ngobrol. Sambil jalan-jalan, sehingga jauh dari kesan formal,” ujar pria berambut gimbal ini. Dengan cara seperti itu, tutur Adjo, proses belajar jauh akan lebih efektif karena akan merangsang kreativitas anak. Selain itu juga untuk melatih keberanian mereka.

“Jadi waktu belajar, anak-anak boleh komplain sama kami. Misalnyam diantara kami ada yang merokok. Nah anak-anak kadang protes. “Om ga boleh ngerokokdi sini. Nah di situ juga ada sisi pembelajaran. Itu menumbuhkan keberanian si anak,” tutur Adjo. Beberapa relawan yang memiliki tato justru tak membuat anak-anak menjadi takut. Malah menjadi sebuah pembelajaran untuk membiasakan diri dalam sebuah perbedaan.

“Jadi kami ga perlu mengajarkan bahwa orang bertato itu gajahat loh. Biar anak sendiri yang merasakan. Bahwa orang bertato tidak identik dengan ancaman,” ungkap dia. Adjo menilai, peran orang tua untuk mengajak anakanaknya ke sekolah taman cukup baik. Ini terlihat dari jumlah anak anak yang datang ke sekolah taman yang tak pernah sepi.

“Yaminimal 10-20 anak datang ke sekolah taman setiap bulan,” kata Adjo. Lokasi sekolah taman berpindah-pindah. Yang pasti berlokasi di sejumlah taman di Kota Bandung. Taman Cibeunying, Lansia, dan Cempaka menjadi langganan lokasi sekolah taman.

Dian Rosadi
Kota Bandung
(ars)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
21 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
1 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
8 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
8 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
8 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved