DPR Minta Polda Metro Jaya Lepaskan 7 Buruh

Sabtu, 22 November 2014 - 00:11 WIB
DPR Minta Polda Metro...
DPR Minta Polda Metro Jaya Lepaskan 7 Buruh
A A A
JAKARTA - Polisi diminta lepaskan tujuh buruh yang menuntut kenaikan upah minimum kota (UMK) pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Karena aksi itu merupakan buntut kekesalan buruh terhadap alotnya keputusan kenaikan upah 2015 dari Pemda Bekasi.

"Saya mendesak pemerintah, terutama pihak kepolisian segera membebaskan tujuh orang buruh yang saat ini ditahan di Polda Metro Jaya dan mengembalikan mobil komando yang disita," pinta anggota Komisi IX DPR Rieke Diah Pitaloka dalam rilisnya, Jumat 21 November 2014.

Provinsi DKI dan Jawa Timur telah berani metetapkan upah minimum di atas KHL, kata dia, memperhitungkan dampak kenaikan BBM. Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara adalah wajib kiranya bagi pemerintah memberikan perhatian atas nasib pekerjanya.

"Kerja layak, upah layak, hidup layak wajib dipenuhi penyelenggara negara sebagai bentuk ketaatan terhadap perintah konstitusi," kata Rieke.

Berikan perlindungan terhadap industri nasional, kata politikus PDIP ini, jangan jadikan buruh sebagai tumbal politik upah murah, sekedar untuk menarik investor, turunkan harga kebutuhan pokok.

"Jika tak sanggup upayakan hal-hal di atas, tak ada salahnya nyatakan batalkan kenaikan BBM. Mari kita buktikan dahulu kerja kita semua, sebelum menambah derita rakyat," pungkasnya.

Berikut identitas tujuh buruh yang diamankan polisi:

1. A Mattalunru Dg Marala, Ujung Pandang, 8 Januari 1986, Gardu
Sawah RT001/001, Kalijaya, Cikarang Barat.

2. Nugraha Muchamad Ramdan, Jakarta, 27 Juni 1984, Kebon Kelapa II, RT004/008 Halim Perdana Kusumah, Makasar, Jakarta Timur.

3. Nono Kartono, Indramayu, 11 Agustus 1980, Perum Hasta Graha Blok 25/13, RT007/002 Wanasari, Cibitung.

4. Didit Purwanto, Banyumas, 26 Juni 1990, Sokawera RT003/001 Sokawera, Somagede, Banyumas, Jawa tengah.

5. Yodi Hastanto, Jakarta, 13 April 1987, Wisma Tanjur Blok H.2/13, RT007/007 Ciledug, Tangerang, Banten.

6. Taufik Susanto, Banyumas, 17 Mei 1983, Mariuk Poncol, RT003/002 Gandamekar, Cikarang Barat.

7. Susilo Eko Purwanto, Cilacap, 21 Juni 1983, Jalan Salaam RT001/011
Tritih Kulon, Cilacap Utara, Jawa Tengah.
(mhd)
Berita Terkait
Ratusan Buruh Bongkar...
Ratusan Buruh Bongkar Gelar Demo di Gudang Bulog Kelapa Gading
10 Demonstrasi Terbesar...
10 Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah, Salah Satunya Pawai Perempuan
Massa Buruh Ogah Pulang,...
Massa Buruh Ogah Pulang, KASBI: Kami Bertahan, Menunggu Respons Pemerintah!
Buruh Ancam Gelar Aksi...
Buruh Ancam Gelar Aksi Nasional jika Program Tapera Tak Dibatalkan
May Day 2024, Massa...
May Day 2024, Massa Mulai Bergerak di Jalan MH Thamrin Menuju Patung Kuda
May Day, Massa Buruh...
May Day, Massa Buruh Mulai Long March dari Balai Kota Jakarta ke Patung Kuda
Berita Terkini
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
3 jam yang lalu
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
5 jam yang lalu
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
5 jam yang lalu
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
6 jam yang lalu
Suasana Terkini Arus...
Suasana Terkini Arus Lalin di Tendean saat Pembongkaran JPO, Jalan Arah Blok M Ditutup
6 jam yang lalu
Polisi Tangkap Pembunuh...
Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol yang Tidur di Pangkalan
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved