Pengolahan Limbah Batik Ramah Lingkungan Dibangun

Rabu, 19 November 2014 - 01:16 WIB
Pengolahan Limbah Batik...
Pengolahan Limbah Batik Ramah Lingkungan Dibangun
A A A
KULON PROGO - Institus Saint dan Teknologi (IST) Akprind Yogyakarta mengembangkan metode pengolahan limbah batik di Gulurejo, Kecamatan Lendah Kulon Progo.

Menggunakan system elektrokoagulan, limbah batik ini diolah menggunakan bak, sampai menghasilkan air yang jernih dan siap minum.

“Kita ingin mengabdi di masyarakat, makanya kita bantu pengolahan limbah batik di Lendah ini,” jelas Rektor IST Akprind Sudarsono saat penandatanganan kerja sama pengolahan limbah batik di Farras Batik.

Alat pengolahan limbah diharapkan bisa dimanfaatkan para perajin batik. Mereka bisa membuang limbah dan melakukan pengolahan secara bersama. Sehingga aspek kemanfaatan kepada masyarakat bisa maksimal.

Dana pembangunan alat pengolahan limbah berasal dari Kopertis melalui kerja sama Iptek bagi Masyarakat (IbM) sebanyak Rp47 juta. Awalnya, pengolahan ini direncanakan secara mobile. Namun karena pertimbangan dan efektivitas, akhirnya dibuat permanen di Farras batik.

“Air yang dihasilkan dari limbah ini nanti sudah bersih dan siap untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Tim IbM IST Akprint Yuli Pratiwi mengatakan pengolahan limbah ini menggunakan sistem elektrokoagulan, yakni ada elemen katoda dan anoda yang siap menangkap limbah-limbah logam berat untuk diendapkan.

Air yang diolah ini kemudian dilewatkan melalui bak filtrasi berupa pasir dan split. “Endapan limbah ini akan dimanfaatkan, mungkin untuk bahan batako,” jelasnya.

Pemilik Farras Batik Umbuk Haryanto mengaku senang dengan program pengolahan limbah oleh IST Akprind. Selama ini, pengolahan baru menggunakan model bak-bak yang yang diberikan olsigen. Dengan alat baru ini, diharapkan bisa menghasilkan limbah yang lebih ramah lingkungan.

“Kita sangat terbantu dengan alat ini, dan bisa menghindari pencemaran,” jelasnya.
(lis)
Berita Terkait
Tekan Polusi Organik,...
Tekan Polusi Organik, IPAL Sentra Tahu Dibangun di Jombang
Partai Perindo: Industri...
Partai Perindo: Industri Hijau dan Pengolahan Limbah Ramah Lingkungan Harus Dipacu untuk Atasi Polusi
KLHK Tegaskan Indonesia...
KLHK Tegaskan Indonesia Serius Tangani Illegal Traffick Limbah
Miris! Buih Salju Detergen...
Miris! Buih Salju Detergen Penuhi Pesisir Tambak Wedi Surabaya
Buang Limbah Nuklir...
Buang Limbah Nuklir Fukushima ke Laut Picu Bencana Global
Sederet Alasan Limbah...
Sederet Alasan Limbah Batu Bara PLTU Keluar dari Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
8 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
14 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
24 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
34 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Infografis
6 Tips Menggunakan Minyak...
6 Tips Menggunakan Minyak Goreng Ramah Lingkungan dan Sehat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved