Tak Mampu Beli Beras, Keluarga Ini Makan Nasi Aking

Senin, 17 November 2014 - 14:50 WIB
Tak Mampu Beli Beras,...
Tak Mampu Beli Beras, Keluarga Ini Makan Nasi Aking
A A A
JOMBANG - Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi oleh pemerintah langsung berdampak terhadap kehidupan rakyat miskin. Naiknya harga BBM, dikhawatirkan akan memperburuk keadaan rakyat miskin.

Di Jombang, Jawa Timur, satu keluarga miskin terpaksa harus memakan nasi basi yang dikeringkan atau nasi aking, hanya untuk bertahan hidup. Hal itu dilakukan karena harga beras yang kian mahal dan tidak mampu dibeli keluarga miskin ini.

Adalah pasangan suami istri Tarkam (60), dan Sunarti (58). Keluarga ini sudah mulai mengkonsumsi nasi aking itu sejak dihentikannya bantuan beras miskin oleh pemerintah. Padahal, beras itu sangat menolong keluarga miskin ini.

Sehari-harinya, Sunarti bekerja sebagai buruh cuci pakaian, dan penjual makanan. Penghasilannya sebagai buruh cuci pakaian dan menjual makanan, tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Sementara Tarkam suaminya, sudah beberapa tahun ini lumpuh, dan tidak bisa bekerja lagi. Saat ditemui wartawan di rumahnya, Sunarti mengaku, kadang jika penghasilannya sedang berlebih, dirinya akan membeli beras layak makan.

Namun, situasi itu sangat jarang dirasakan Sunarti. Hingga, sering kali dia harus meminta nasi basi sisa-sisa masakan para tetangganya. Nasi basi itu lalu dia keringkan, lalu dimasak, dan dimakan bersama suaminya.

Namun begitu, keluarga miskin ini hanya satu dari sekian ribu keluarga miskin lainnya yang hidupnya sangat sulit. Dengan mulai naiknya harga kebutuhan pokok akibat rencana kenaikan harga BBM bersubsidi, dipastikan kehidupan mereka makin sulit.

Sementara berbagai kompensasi yang diberikan pemerintah selama ini hanya bersifat sementara, dan tidak dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi rakyat miskin.
(san)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
7 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
7 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
9 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
Senjata Rusia Ini Diklaim...
Senjata Rusia Ini Diklaim Mampu Bunuh Jet Tempur Siluman F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved