Solar Langka, Sedekah Laut Kurang Meriah

Kamis, 13 November 2014 - 11:29 WIB
Solar Langka, Sedekah...
Solar Langka, Sedekah Laut Kurang Meriah
A A A
TEGAL - Sedekah laut yang digelar di Pelabuhan Perikanan Tangkap (PPT) Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, kemarin sepi.

Para nelayan Kota Tegal mengeluh kesulitan untuk memenuhi kebutuhan solar sehingga memilih tak ikut acara tersebut. Ketua panitia sedekah laut Hadi Santoso mengakui tahun ini peserta lebih sedikit. Tahuntahun sebelumnya kapal peserta sedekah laut bisa mencapai 200 unit, tapi tahun ini hanya 30 unit.

“Terutama kapal cantrang, semua tidak ikut sebagai protes kepada pemerintah karena solar sulit didapat. Seharusnya mereka bisa cepat melaut, tapi harus antre dua bulan agar bisa dapat solar,” ucapnya. Meski demikian, sedekah laut tetap diselenggarakan karena sudah menjadi tradisi dan ungkapan syukur kepada Tuhan. Para nelayan tidak hanya melarung kepala kerbau ke tengah laut, tapi juga kegiatan sosial yang digelar di lingkungan pelabuhan.

Di antaranya pemberian bantuan kepada 60 anak yatim piatu, bantuan kepada 120 orang jompo serta janda, dan pemberian 3700 sembako kepada anggota KUD Karya Mina. Dalam prosesi puncak sedekah laut, yaitu pelarungan empat ancak berisi kepala kerbau jumlah kapal nelayan yang ikut melarung ke laut bisa dihitung dengan jari baik itu kapal jenis pursin maupun cantrang.

Hal ini berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai ratusan kapal. Sebelum prosesi pelarungan ancak, dilakukan ruwat kepala kerbau oleh dalang Dalang Ki Sarjono dengan melakukan penyemburan menggunakan air yang sudah didoakan. Selanjutnya, ancak diarak ke kapal untuk dilarung ke laut.

Ketua Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT) Eko Susanto menandaskan ini merupakan bentuk protes pada pemerintah soal tata niaga BBM jenis untuk kalangan nelayan. “Ya protes, ya faktanya memang seperti itu. Mau melarung solarnya tidak ada. Pakai apa melarungnya? Pakai dayung?,” katanya.

Dia menyebut biasanya hampir seluruh nelayan ikut berpartisipasi dalam sedekah laut. Namun, kali ini lebih banyak nelayan yang tidak ikut.

Farid firdaus
(ars)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
10 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
20 menit yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
1 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
3 Mineral Langka Ukraina...
3 Mineral Langka Ukraina Termahal Ingin Direbut Paksa AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved