5 Bulan Disiksa Secara Sadis, Pembantu Ini Maafkan Majikannya
Rabu, 12 November 2014 - 23:05 WIB
5 Bulan Disiksa Secara Sadis, Pembantu Ini Maafkan Majikannya
A
A
A
JAKARTA - Kendati mendapatkan siksaan yang sadis selama lima bulan, Nurhayati (20) pembantu rumah tangga ini ikhlas memaafkan majikannya.
Namun, Nurhayati tetap meminta gajinya selama lima bulan sebesar Rp1,7 juta untuk dibayarkan. Pasalnya, gaji tersebut rencananya akan dibuat modal dagang Nurhayati di kampungnya di Pemalang, Jawa Tengah.
"Saya sudah minta ke anaknya majikan agar gaji saya selama lima bulan itu di bayar. Mau saya pakai untuk modal usaha jualan buah di kampung. Senin kemarin, anak majikan saya di panggil kesini dan janjinya mau bayar gaji saya," ujarnya pada Sindonews di Polres Jakarta Selatan, Rabu (12/11/2014) malam.
Nuryati (20) menjelaskan, meski sudah menjalani perawatan selama seminggu di Polres Jakarta Selatan, dia masih merasakan sakit di bagian punggungnya akibat pukulan bertubi-tubi yang dilakukan majikannya berinisial AD (53).
"Sudah agak baikan, tapi, masih sering sakit punggungnya. Di pukul sama majikan pake gagang sapu dan gagang sabuk soalnya," ujarnya.
Namun demikian, kata Nuryati, dia sudah memaafkan perbuatan keji majikannya itu. Dia juga menceritakan, tetangganya yang berada di Pemalang, Jawa Tengah sudah menengok dirinya di Polres Jakarta Selatan.
"Ada dua orang tetangga saya sama Kepala Desa kemarin ke sini nengokin. Saya diminta selesaikan saja dulu masalahnya di sini. Baru nanti pulang. Mereka juga ikut prihatin dengan kondisi saya," tutupnya.
Nuryati menambahkan, dia sendiri berharap agar pihak kepolisian ikut membantu proses pembayaran gaji oleh pihak majikannya itu.
Namun, Nurhayati tetap meminta gajinya selama lima bulan sebesar Rp1,7 juta untuk dibayarkan. Pasalnya, gaji tersebut rencananya akan dibuat modal dagang Nurhayati di kampungnya di Pemalang, Jawa Tengah.
"Saya sudah minta ke anaknya majikan agar gaji saya selama lima bulan itu di bayar. Mau saya pakai untuk modal usaha jualan buah di kampung. Senin kemarin, anak majikan saya di panggil kesini dan janjinya mau bayar gaji saya," ujarnya pada Sindonews di Polres Jakarta Selatan, Rabu (12/11/2014) malam.
Nuryati (20) menjelaskan, meski sudah menjalani perawatan selama seminggu di Polres Jakarta Selatan, dia masih merasakan sakit di bagian punggungnya akibat pukulan bertubi-tubi yang dilakukan majikannya berinisial AD (53).
"Sudah agak baikan, tapi, masih sering sakit punggungnya. Di pukul sama majikan pake gagang sapu dan gagang sabuk soalnya," ujarnya.
Namun demikian, kata Nuryati, dia sudah memaafkan perbuatan keji majikannya itu. Dia juga menceritakan, tetangganya yang berada di Pemalang, Jawa Tengah sudah menengok dirinya di Polres Jakarta Selatan.
"Ada dua orang tetangga saya sama Kepala Desa kemarin ke sini nengokin. Saya diminta selesaikan saja dulu masalahnya di sini. Baru nanti pulang. Mereka juga ikut prihatin dengan kondisi saya," tutupnya.
Nuryati menambahkan, dia sendiri berharap agar pihak kepolisian ikut membantu proses pembayaran gaji oleh pihak majikannya itu.
(ysw)