Amien Rais Diteror, Investigasi Komnas HAM Dua Pekan
Minggu, 09 November 2014 - 20:01 WIB
Amien Rais Diteror, Investigasi Komnas HAM Dua Pekan
A
A
A
SLEMAN - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memiliki waktu 14 hari untuk melakukan investigasi kasus teror penembakan di rumah mantan Ketua MPR Amien Rais. Komnas HAM mengaku sudah bekerja melakukan penyelidikan sejak Sabtu (8/11/2014).
"Ada waktu dua minggu untuk melakukan penyelidikan. Kita sudah ketemu Pak Amien semalam, saat ini juga sudah ketemu Bapak Kapolda DIY," kata Komisioner Komnas HAM Manager Nasution, Minggu (9/11/2014).
Saat ini, kata dia, Komnas HAM mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak tengah dilakukan. Hal itu untuk menelusuri kenapa terjadi teror di rumah Amien Rais.
"Belum ada kesimpulan, juga rekomendasi, nanti setelah tim (investigasi) kami selesai, akan kita sampaikan," katanya.
Kapolda DIY Brigjen Pol Oerip Soebagyo mempersilakan Komnas HAM melakukan penyelidikan dalam kasus ini. Polisi juga terbuka membeberkan perkembangan kasus yang diperoleh tim penyidik.
Saat ditanya kenapa Komnas HAM ikut melakukan 'penyelidikan', Oerip menjawab diplomatik. "Ini (penembakan di rumah Amien Rais) mungkin karena menjadi perhatian di Jakarta. Ini kan terkait pemberian rasa aman."
Oerip mengatakan, jika kondisi dinilai cukup kondusif, pihaknya akan menarik personel kepolisian yang menjaga rumah Amien Rais.
"Ada waktu dua minggu untuk melakukan penyelidikan. Kita sudah ketemu Pak Amien semalam, saat ini juga sudah ketemu Bapak Kapolda DIY," kata Komisioner Komnas HAM Manager Nasution, Minggu (9/11/2014).
Saat ini, kata dia, Komnas HAM mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak tengah dilakukan. Hal itu untuk menelusuri kenapa terjadi teror di rumah Amien Rais.
"Belum ada kesimpulan, juga rekomendasi, nanti setelah tim (investigasi) kami selesai, akan kita sampaikan," katanya.
Kapolda DIY Brigjen Pol Oerip Soebagyo mempersilakan Komnas HAM melakukan penyelidikan dalam kasus ini. Polisi juga terbuka membeberkan perkembangan kasus yang diperoleh tim penyidik.
Saat ditanya kenapa Komnas HAM ikut melakukan 'penyelidikan', Oerip menjawab diplomatik. "Ini (penembakan di rumah Amien Rais) mungkin karena menjadi perhatian di Jakarta. Ini kan terkait pemberian rasa aman."
Oerip mengatakan, jika kondisi dinilai cukup kondusif, pihaknya akan menarik personel kepolisian yang menjaga rumah Amien Rais.
(zik)