Razia di Monas, 18 Orang Diduga Preman Diciduk

Sabtu, 08 November 2014 - 01:25 WIB
Razia di Monas, 18 Orang...
Razia di Monas, 18 Orang Diduga Preman Diciduk
A A A
JAKARTA - Petugas gabungan kembali melakukan penertiban gabungan di kawasan monas. Sebanyak 18 orang terjaring dalam razia yang dilakukan petugas gabungan dari Satuan Garnisun, Polsek Gambir, Polres Jakarta Pusat, Satpol PP, dan Sudin Sosial Jakarta Pusat dari Kawasan Monas.

175 personel gabungan ini menyisir kawasan Monas mulai dari pintu samping kanan Stasiun Gambir. Secara detail petugas memeriksa satu per satu kaum pria yang berada di kawasan land mark Ibu Kota tersebut.

"Sebanyak 18 orang yang diduga preman terjaring dalam razia ini," ujar Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Jumat 7 November kemarin.

Selain mengamankan belasan orang tersebut, petugas juga menyita sejumlah barang dagangan milik PKL di kawasan Monas.

Kepala Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Garnisun Mayor Erwin saat ditemui dilokasi mengatakan, razia ini ditujukan membuat Monas terbebas dari preman.

Pasalnya tindak kriminalitas dikawasan tempat wisata ini sangat meningkat.

"Kita lakukan razia ini agar menekan tingkat kriminalitas Monas yang berdekatan dengan Istana Presiden," ucapnya.
(whb)
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
4 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved