Ini Alasan Buruh Depok Minta UMK Rp3 Juta
Selasa, 04 November 2014 - 16:09 WIB
Ini Alasan Buruh Depok Minta UMK Rp3 Juta
A
A
A
DEPOK - Apindo bersama buruh dan Pemkot Depok masih alot membahas angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) untuk menentukam UMK. Tahun lalu, upah buruh di Depok Rp2,4 juta, kini mereka mendesak jadi Rp3 juta.
Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Wido Pratikno menjelaskan, tahun ini buruh meminta kenaikan upah 30 persen atau menjadi Rp3 juta. Tuntutan lainnya yaitu para buruh menolak adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Tuntutan kami 30 persen kenaikan upah, paling enggak gaji kita naik jadi Rp2,99 juta boleh lah. KHL belum selesai dan kami masih akan rapat tripartit besok di Balai Kota Depok," katanya di Depok, Selasa (4/11/2014).
Wido menambahkan, para buruh meminta tambahan perhitungan KHL menjadi 84 item dari yang sebelumnya hanya 60 item. Hal itu, lanjutnya, sesuai dengan perkembangan kebutuhan hidup saat ini.
"Salah satunya yakni yakng belum selesai terkait sewa rumah dan transportasi. Kami ingin sewa rumah juga dicantumkan artinya bukan kamar kos lho ya," katanya.
Apindo masih bersikeras diangka Rp550 ribu untuk biaya sewa kost atau kamar. Sedangkan buruh meminta dinaikan menjadi Rp1 juta dalam KHL.
Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Wido Pratikno menjelaskan, tahun ini buruh meminta kenaikan upah 30 persen atau menjadi Rp3 juta. Tuntutan lainnya yaitu para buruh menolak adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Tuntutan kami 30 persen kenaikan upah, paling enggak gaji kita naik jadi Rp2,99 juta boleh lah. KHL belum selesai dan kami masih akan rapat tripartit besok di Balai Kota Depok," katanya di Depok, Selasa (4/11/2014).
Wido menambahkan, para buruh meminta tambahan perhitungan KHL menjadi 84 item dari yang sebelumnya hanya 60 item. Hal itu, lanjutnya, sesuai dengan perkembangan kebutuhan hidup saat ini.
"Salah satunya yakni yakng belum selesai terkait sewa rumah dan transportasi. Kami ingin sewa rumah juga dicantumkan artinya bukan kamar kos lho ya," katanya.
Apindo masih bersikeras diangka Rp550 ribu untuk biaya sewa kost atau kamar. Sedangkan buruh meminta dinaikan menjadi Rp1 juta dalam KHL.
(mhd)