Sambangi Ahok, Politikus PDIP Lamar Jadi Wagub DKI
Senin, 03 November 2014 - 14:19 WIB
Sambangi Ahok, Politikus PDIP Lamar Jadi Wagub DKI
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah politikus PDIP menyodorkan diri kepada Basuki T Purnama (Ahok) untuk menjadi Wagub DKI Jakarta. Mereka merupakan politikus asal Jawa Timur.
Sebut saja M Zufli Azwan, mantan Wakil Sekertaris DPC PDIP Surabaya pada 1996-2000, Bambang DH, Yudi Firmansyah, Mohammad Basuki, Suwari, Broto Guntoro, dan Masriyanto.
"Mereka pada mau ngelamar, mau jadi Wagub DKI," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2014).
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Bakesbangpol) DKI Fatahillah mengatakan, kedatangan senior PDIP ini awalnya hanya untuk silahturahmi. Ternyata ada maksud lain, ujarnya, yakni menawarkan diri menjadi calon Wagub DKI untuk mendampingi Ahok.
"Yang menawarkan menjadi Wagub itu namanya Zufli Azwan, beliau semacam 'orang dalam' PDI-P Jawa Timur. Ya Pak Ahok menerima niat baik Pak Zufli saja, kan memang Pak Gubernur (Ahok) orangnya terbuka dan kooperatif dengan siapa saja," kata Fatahillah.
Sekadar diketahui, partai pengususng Jokowi-Ahok pada Pilgub DKI 2012 lalu adalah Partai gerindra dan PDIP. Namun hingga kini, keduanya belum membicarakan lebih lanjut mengenai sosok pengganti Ahok di wagub DKI.
Karena, setelah Jokowi terpilih menjadi presiden Ahok akan naik menggantikan mantan Wali Kota Solo itu menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Bahkan sejumlah nama politikus PDIP juga sempat santer yakni Boy Sadikin, sedangkan dari Partai Gerindra M Taufik.
Sebut saja M Zufli Azwan, mantan Wakil Sekertaris DPC PDIP Surabaya pada 1996-2000, Bambang DH, Yudi Firmansyah, Mohammad Basuki, Suwari, Broto Guntoro, dan Masriyanto.
"Mereka pada mau ngelamar, mau jadi Wagub DKI," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2014).
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Bakesbangpol) DKI Fatahillah mengatakan, kedatangan senior PDIP ini awalnya hanya untuk silahturahmi. Ternyata ada maksud lain, ujarnya, yakni menawarkan diri menjadi calon Wagub DKI untuk mendampingi Ahok.
"Yang menawarkan menjadi Wagub itu namanya Zufli Azwan, beliau semacam 'orang dalam' PDI-P Jawa Timur. Ya Pak Ahok menerima niat baik Pak Zufli saja, kan memang Pak Gubernur (Ahok) orangnya terbuka dan kooperatif dengan siapa saja," kata Fatahillah.
Sekadar diketahui, partai pengususng Jokowi-Ahok pada Pilgub DKI 2012 lalu adalah Partai gerindra dan PDIP. Namun hingga kini, keduanya belum membicarakan lebih lanjut mengenai sosok pengganti Ahok di wagub DKI.
Karena, setelah Jokowi terpilih menjadi presiden Ahok akan naik menggantikan mantan Wali Kota Solo itu menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Bahkan sejumlah nama politikus PDIP juga sempat santer yakni Boy Sadikin, sedangkan dari Partai Gerindra M Taufik.
(mhd)