Ahok Klaim DKI Siap Hadapi Banjir
Selasa, 28 Oktober 2014 - 19:32 WIB
Ahok Klaim DKI Siap Hadapi Banjir
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mengklaim siap menghadapi banjir tahun ini dibanding empat tahun yang lalu. Pasalnya, sejumlah persiapan sudah mulai dikerjakan.
Hal itu disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2014).
"Kali ini pasti lebih siap dari kemarin. Jadi kita setiap tahun lebih siap. Lihat saja sheet pile di Gunung Sahari, dan segala macam yang telah kita lakukan selama ini untuk mengantisipasi banjir," kata pria yang biasa disapa Ahok ini.
Persiapan yang telah dilakukan yaitu Pembangunan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD), Tahap A yaitu penguatan tanggul laut yang sudah ada di sepanjang pantai utara (pantura) Jakarta.
Meski masih jalan panjang untuk melihat hasil Tahap A ini, kata dia, dirinya optimistis ada penguatan laut bisa membantu.
"Sehingga kami tidak berdebat lagi soal Amdal dan segala macam. Kita perkuat yang ada di laut saja, seperti perumahan Pantai Indah Kapuk, Pluit dan Muara Karang kan. Kami pasangin pompa, saat ini pompa di Pasar Ikan sudah beroperasi. Kami tinggal berpikir soal waduk, termasuk Marunda," katanya.
Ahok mengakui, masalah banjir mau tak mau harus ada ikut campur masyarakat Jakarta. Dia menegaskan, peran masyarakat untuk bekerja sama dengan pemerintah seperti mengalah untuk tidak tinggal di bantaran kali dan sungai sehingga pekerjaan normalisasi dapat berjalan dengan lancar.
"Warga Jakarta cukup cerdas kok. Jadi aman-aman saja," ucapnya.
Hal itu disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2014).
"Kali ini pasti lebih siap dari kemarin. Jadi kita setiap tahun lebih siap. Lihat saja sheet pile di Gunung Sahari, dan segala macam yang telah kita lakukan selama ini untuk mengantisipasi banjir," kata pria yang biasa disapa Ahok ini.
Persiapan yang telah dilakukan yaitu Pembangunan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD), Tahap A yaitu penguatan tanggul laut yang sudah ada di sepanjang pantai utara (pantura) Jakarta.
Meski masih jalan panjang untuk melihat hasil Tahap A ini, kata dia, dirinya optimistis ada penguatan laut bisa membantu.
"Sehingga kami tidak berdebat lagi soal Amdal dan segala macam. Kita perkuat yang ada di laut saja, seperti perumahan Pantai Indah Kapuk, Pluit dan Muara Karang kan. Kami pasangin pompa, saat ini pompa di Pasar Ikan sudah beroperasi. Kami tinggal berpikir soal waduk, termasuk Marunda," katanya.
Ahok mengakui, masalah banjir mau tak mau harus ada ikut campur masyarakat Jakarta. Dia menegaskan, peran masyarakat untuk bekerja sama dengan pemerintah seperti mengalah untuk tidak tinggal di bantaran kali dan sungai sehingga pekerjaan normalisasi dapat berjalan dengan lancar.
"Warga Jakarta cukup cerdas kok. Jadi aman-aman saja," ucapnya.
(mhd)