alexametrics

UNISBANK Wisuda 460 Mahasiswa

loading...
UNISBANK Wisuda 460 Mahasiswa
UNISBANK Wisuda 460 Mahasiswa
A+ A-
SEMARANG - Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang kemarin mewisuda 460 mahasiswa. Wisuda ke-72 kali ini terdiri atas mahasiswa S-2 sebanyak 114 orang, S-1 (310 orang), serta diploma dan profesi akuntansi sebanyak 36 orang.

Rektor UNISBANK Dr H Hasan Abdul Rozak, S.H, C.N, M.M mengatakan, sampai saat ini jumlah alumni dari universitasnya sebanyak 32.957 orang. “Alumni tersebut kini telah menjadi potensi jejaring kerja (networking ) yang luas. Karena para alumnus tersebut telah tersebar bekerja baik di instansi pemerintah, swasta, baik di sektor jasa, industri, maupun sebagai wirausaha,” ucapnya.

Meski telah diwisuda, perjuangan mahasiswa belum selesai. Sebab, banyak tantangan yang harus dihadapi. “Ketatnya persaingan dalam segala aspek kehidupan menuntut kita harus mempunyai kompetensi yang dapat diandalkan,” kata Hasan.

Saat ini semua harus siap menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA-2015). “Ini menuntut kesiapan kita untuk bersaing dalam berbagai hal khususnya dengan negaranegara ASEAN,” tandasnya.

Wisudawan terbaik atas nama Winda Sagita Rini, Amd (IP 3,74 -Diploma Manajemen Informatika); Liris Suryati, S.Kom (IP 3.74 -Program Sistem Informasi); Siti Rachmawati S Skom (IP 3.77 -Program Teknik Informatika; Tiara Robena Panjaitan SH (IP 3.78 - Ilmu Hukum); Ika Dwi Susanti SS (IP 3.60 -Sastra Inggris); serta Puji Indra, AMd (IP 3.80 - Diploma Keuangan Perbankan).

Kemudian, Theresia Asri Widowati, SE (IP 3.77 -Akuntansi); Angga Mirza Putranto, AMd (IP 3.71 -Diploma Perhotelan); Ladiman, MM (IP 3.95 -Magister Manajemen),; serta Nanik Zulaisah, MSi (IP 3.92 -Magister Sain).

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo turut mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang diwisuda. “Semoga mampu berkontribusi dalam pembangunan di Jawa Tengah sesuai dengan kompetensinya,” ujarnya.

Susilo Himawan
(ftr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak