Tuntutan UMK Garut Rp2 Juta Tidak Realistis

Selasa, 28 Oktober 2014 - 01:04 WIB
Tuntutan UMK Garut Rp2...
Tuntutan UMK Garut Rp2 Juta Tidak Realistis
A A A
GARUT - Buruh di Garut menuntut Upah Minimum Kabupaten (UMK) Garut tahun depan sebesar Rp2 juta. Hal itu dinilai tidak realistis oleh Pemkab Garut. Anggapan para buruh bahwa tuntutan itu sesuai dengan besaran Kebutuhan Hidup Layak (KHL), dipandang Pemkab Garut tidak sesuai kenyataan.

"Kami memaklumi, keinginan para buruh sebenarnya manusiawi. Namun jika dilihat realitanya, dari berbagai survei yang kami lakukan sejak awal 2014 hingga Oktober ini, KHL Kabupaten Garut itu sekitar Rp1,2 juta. Jadi tuntutan para buruh ini standarnya dari mana," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi (Disnakersostrans) Kabupaten Garut Elka Nurhakimah, Senin (27/10/2014).

Menurut Elka, survei yang dilakukan pihaknya mencakup sejumlah pasar tradisional besar yang mewakili beberapa daerah Garut seperti wilayah utara, tengah, dan selatan. Pasar yang dijadikan acuan kehidupan perekonomian rakyat Garut ini di antaranya Pasar Malangbong dan Limbangan di wilayah Garut utara, Pasar Induk Guntur di wilayah Garut tengah, dan Pasar Cikajang di wilayah Garut selatan.

"Memang ada aturan dari pemerintah pusat bahwa UMK itu harus disesuaikan dengan KHL. Tapi apabila KHL yang sebenarnya sebesar itu (Rp1,2 jutaan), ya UMK pun harus sama sesuai. Minimal jika tidak mendekati sedikit," ujarnya.

Kendati demikian, tambah Elka, pihaknya akan mengkaji lebih jauh mengenai apa yang dituntut para buruh ini dengan membahasnya bersama Bupati Garut Rudy Gunawan. Menurutnya, ada beberapa komponen yang harus disesuaikan sebelum usulan UMK ini sampai ke meja Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, November mendatang.

"Sebenarnya usulan UMK untuk Garut di 2015 mendatang sudah siap, sudah ditandatangani oleh Pak Bupati. Akan tetapi dengan adanya demo ini, kami harus kaji dan bahas lagi dengan bupati."

Penentuan UMK, lanjutnya, tidak sembarangan. Ada beberapa komponen yang harus disesuaikan, survei ke masyarakat langsung, hingga masukan-masukan dari buruh dan kalangan pengusaha yang diwakili Apindo. "Jadi, tidak mungkin juga kami bisa penuhi tuntutan para buruh begitu saja."

Elka mengaku tidak bisa membocorkan berapa nilai UMK 2015 yang akan diusulkan Pemkab Garut. Dia hanya menjelaskan nilai yang diusulkan tidak jauh berbeda dengan KHL masyarakat Garut di lapangan.

Menurutnya, nilai UMK Garut diusulkan sekitar 98 atau 99 persen dari KHL. Jadi, kalau KHL Garut sekitar Rp1.275.000, UMK yang diusulkan mendekati besaran itu. "Hanya terpaut sedikit. Tapi ada kenaikan bila dibandingkan dengan UMK 2014 sebesar Rp1.080.000," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Massa Buruh Bersama...
Massa Buruh Bersama Rakyat Heningkan Cipta hingga Bakar Tikus Berdasi
6 Tuntutan Buruh Menggema,...
6 Tuntutan Buruh Menggema, Aktivitas Gedung DPR Lengang
Buruh Demo di Depan...
Buruh Demo di Depan DPR Sambil Koreografi Barisan Perjuangan
Ribuan Buruh Bakal Geruduk...
Ribuan Buruh Bakal Geruduk Istana Besok, Ini 3 Tuntutan Utama
Ribuan Buruh Dijadwalkan...
Ribuan Buruh Dijadwalkan Gelar Aksi di Patung Kuda Monas Hari Ini
Ribuan Buruh Lakukan...
Ribuan Buruh Lakukan Demo Menolak Tapera di Istana
Berita Terkini
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
53 menit yang lalu
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
11 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
12 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
12 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
13 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
13 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved