Atasi Kemacetan Pemda Diminta Bersinergi

Kamis, 23 Oktober 2014 - 07:07 WIB
Atasi Kemacetan Pemda...
Atasi Kemacetan Pemda Diminta Bersinergi
A A A
DEPOK - Mengatasi kemacetan di Jakarta tidak bisa hanya dilakukan sendiri, harus ada sinergi dari wilayah penyanggah ibu kota. Seperti Bogor, Bekasi, Tangerang dan Depok.

Pakar manajemen inovasi dari Universitas Indonesia (UI) Mohammed Ali Berawi mengatakan, pemerintah dari tiap daerah harus membangun sarana transportasi yang baik dan terintegrasi bagi penggunanya.

Sehingga niat pemerintah untuk mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan massal untuk mengurangi kemacetan bisa terwujud.

"Harus ada terobosan yang inovatif misalnya ya dengan memperkecil jalan dan melebarkan pedestrian. Kemudian, integrasi akses menuju sarana transportasi umum," kata Ale, sapaan akrabnya di Depok, Rabu 22 Oktober 2014.

Masyarakat dari daerah penyangga yang menuju Jakarta bisa memarkir kendaraan di tempat yang disediakan pemerintah daerah. Kemudian mereka beralih menggunakan transportasi massal menuju lokasi kerja.

"Namun pemerintah harus memberikan sarana yang baik. Jangan memaksa orang untuk beralih tapi tidak diberikan alternatif yang menjadikan masyarakat tertarik untuk beralih (ke moda transportasi massal)," ujarnya.

Jika akses menuju transportasi massal sudah terintegrasi serta sarananya disiapkan dengan baik, maka secara perlahan masyarakat bisa beralih dengan sendirinya.

"Kuncinya adalah pembangunan transportasi publik yang baik dan terintegrasi. Misalnya, antara transportasi bus dan kereta harus terintegrasi. Sehingga masyarakat yang ingin menggunakan transportasi umum tidaklah kesulitan," pungkasnya.

Seperti diketahui, kemacetan di DKI Jakarta saat ini mencapai 10-20 Km per jam V/C ratio 0,85. Sehingga menjadikan Jakarta sebagai kota termacet se-Indonesia.

Selain Jakarta, daerah penyangga seperti Bogor, Tangerang, Bekasi dan Depok juga menjadi kota dengan tingkat kemacetan tinggi.
(mhd)
Berita Terkait
Deretan Kota-Kota di...
Deretan Kota-Kota di Indonesia dengan Tingkat Kemacetan Tertinggi
Makin Parah, Jakarta...
Makin Parah, Jakarta Tempati Peringkat Ketujuh Kota Termacet di Dunia
Kurangi Macet di Jakarta,...
Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi Akan Bahas Pembagian Jam Kerja Usai Lebaran
Potret Kemacetan Imbas...
Potret Kemacetan Imbas Penutupan Jalan Protokol
Kerugian Rp71,4 Triliun...
Kerugian Rp71,4 Triliun Akibat Macet Parah di 6 Kota
Jelang Jumatan, Mampang...
Jelang Jumatan, Mampang Prapatan Macet Parah
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Butuh Ini untuk...
Jakarta Butuh Ini untuk Atasi Penurunan Muka Tanah yang Kritis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved