Terungkap, Identitas Pelaku Video Perkelahian Siswi di Polman
Jum'at, 17 Oktober 2014 - 00:10 WIB
Terungkap, Identitas Pelaku Video Perkelahian Siswi di Polman
A
A
A
POLEWALI - Identitas salah satu pelaku yang ada dalam video perkelahian antarsiswi di Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), terungkap.
Diketahui, salah satu pelaku dalam video berdurasi dua menit dan dua detik itu adalah Si (17), warga Kecamatan Tinambung, Polman. Si diketahui eks siswi Madrasah Aliyah (MA) Tinambung.
Sementara, satu siswa lainnya yang merupakan lawan Si, hingga kini belum diketahui. Identitas Si diketahui berdasarkan pengakuan salah seorang teman sekolahnya kepada pihak sekolah yang saat itu ikut menelusuri identitas pelaku video perkelahian yang beredar luas di masyarakat itu.
Kepala MA Tinambung Syarbin mengakui kaget setelah mengetahui bahwa pelaku perkelahian itu adalah anak didiknya. Meski demikian, pihak MA Tinambung mengaku kaget dengan kejadian itu karena baru pertama kali kasus perkelahian telah melibatkan anak didiknya.
"Selama ini, tidak pernah ada kasus seperti itu yang dialami anak didik kami. Makanya, saya kaget dan hampir tidak percaya bahwa itu adalah siswi kami."
Syarbin mengatakan, saat ini pihak sekolah sudah tidak bisa lagi menghubungi Si. Sebab, yang bersangkutan sudah putus sekolah. "Saya dengar informasinya anak itu sudah menikah," ujarnya.
Menurut dia, Si masuk di sekolah saat kelas dua. Dari catatan kehadiran, memang anak itu jarang masuk sekolah. Kemungkinan besar, video perkelahian itu sudah lama, sebab Si dinyatakan putus sekolah sejak setengah tahun lalu.
Diketahui, salah satu pelaku dalam video berdurasi dua menit dan dua detik itu adalah Si (17), warga Kecamatan Tinambung, Polman. Si diketahui eks siswi Madrasah Aliyah (MA) Tinambung.
Sementara, satu siswa lainnya yang merupakan lawan Si, hingga kini belum diketahui. Identitas Si diketahui berdasarkan pengakuan salah seorang teman sekolahnya kepada pihak sekolah yang saat itu ikut menelusuri identitas pelaku video perkelahian yang beredar luas di masyarakat itu.
Kepala MA Tinambung Syarbin mengakui kaget setelah mengetahui bahwa pelaku perkelahian itu adalah anak didiknya. Meski demikian, pihak MA Tinambung mengaku kaget dengan kejadian itu karena baru pertama kali kasus perkelahian telah melibatkan anak didiknya.
"Selama ini, tidak pernah ada kasus seperti itu yang dialami anak didik kami. Makanya, saya kaget dan hampir tidak percaya bahwa itu adalah siswi kami."
Syarbin mengatakan, saat ini pihak sekolah sudah tidak bisa lagi menghubungi Si. Sebab, yang bersangkutan sudah putus sekolah. "Saya dengar informasinya anak itu sudah menikah," ujarnya.
Menurut dia, Si masuk di sekolah saat kelas dua. Dari catatan kehadiran, memang anak itu jarang masuk sekolah. Kemungkinan besar, video perkelahian itu sudah lama, sebab Si dinyatakan putus sekolah sejak setengah tahun lalu.
(zik)