Mangkrak, Fasilitas Umum di Sentra Flora Semanan Rusak

Selasa, 14 Oktober 2014 - 04:31 WIB
Mangkrak, Fasilitas...
Mangkrak, Fasilitas Umum di Sentra Flora Semanan Rusak
A A A
JAKARTA - Proyek pembangunan Sentra Flora Semanan (SFS) di Jalan Haji Asni, RT07/03, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat mangkrak. Padahal, sejak dibangun pada 2011 lalu, proyek tersebut sudah menghabiskan anggaran sebesar Rp75 miliar.

Berdasarkan pantauan, sejumlah kios yang berada di dalam SFS sudah mulai rusak meski setiap pagar kios terkunci rapat. Dari mulai bagian atap yang sudah pada copot dan fiberglassnya pecah.

Ditambah sejumlah kamar mandi serta pintunya yang berada di setiap kios rusak parah menghiasi lokasi tersebut. Tidak hanya itu, sejumlah fasilitas seperti musala dan kantor pengelola dan Air conditioner kios juga sudah memprihatinkan.

Jalan masuk ke lokasi tersebut masih rusak bergelombang. Sebagian jalan masih berupa tanah belum diaspal.

Abdul Gani (47), warga sekitar mengatakan, rusaknya penutup atap kios dari fiber glass sudah berlangsung sejak lama. Begitu juga dengan sejumlah fasilitas lainnya.

Sebab, sejak selesainya pembanunan pada 2011, sejumlah kios tersebut tidak kunjung dihuni. Menurutnya, agar tetap terawat meski belum digunakan, seharusnya ada petugas yang menjaga.

"Paku atap penutup kios tersebut satu-persatu pada copot gara-gara angin kencang," kata Gani saat ditemui di lokasi, Senin 13 Oktober 2014.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Suku Dinas Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat Joko Riyanto mengakui, sejumlah fasilitas yang rusak di SFS. Menurutnya, hal tersebut bukan karena belum ada yang menghuni, melainkan pengerjaan pembangunan yang bertahap.

Joko menjelaskan, proyek SFS sudah dilakukan sejak 2009 berupa pembebasan lahan. Kemudian dilanjutkan dengan pembangunan kios, kantor, dan pembuatan akses jalan.

"Pengerjaannya baru dilakukan sejak 2011 dan selesai pada 2013," ungkapnya.

Joko menjelaskan, total di luar anggaran pembebasan lahan, untuk pembangunan sebanyak 75 kios dengan ukuran 4x6, 6x6, 6x8 dan 10x8, kantor, musala, jalan dan satu kios untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sedikitnya menghabiskan anggaran mencapai Rp17 miliar.

"Pada tahun ini kami akan mengerjakan pembuatan saluran di kawasan tersebut sekaligus merapihkan semua fasilitas yang rusak. Kami pastikan tahun depan dapat segera digunakan," ujarnya.
(mhd)
Berita Terkait
Amankan Masa Transisi...
Amankan Masa Transisi PSBB, Tiga Pilar Jakarta Barat Cek Kesiapan Pasar Kopro
Pemkot Jakbar Tangani...
Pemkot Jakbar Tangani Banjir di Tegal Alur, Tokoh Pemuda: Terus Keruk Sumbatan
Bikin Keramaian saat...
Bikin Keramaian saat PSBB, Satpol PP Pastikan Bubarkan Pasar Malam
Tak Ingin Terlena, Jakbar...
Tak Ingin Terlena, Jakbar Rutinkan Razia Pemakaian Masker di Pasar-pasar
Ribuan Pegawai Walkot...
Ribuan Pegawai Walkot Jakbar Ikuti Rapid Test Massal yang Digelar BIN
ASN Ditemukan Gantung...
ASN Ditemukan Gantung Diri di Gedung Parkir Kantor Pemkot Jakbar
Berita Terkini
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
19 menit yang lalu
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
27 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
42 menit yang lalu
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
1 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved