SMA BPI 1 Bandung Bantah Mayang Prasetyo Sebagai Siswa

Rabu, 08 Oktober 2014 - 14:31 WIB
SMA BPI 1 Bandung Bantah...
SMA BPI 1 Bandung Bantah Mayang Prasetyo Sebagai Siswa
A A A
BANDUNG - SMA Badan Perguruan Indonesia (BPI) 1 Bandung membantah kalau Febri Ardiansyah atau kini lebih dikenal dengan nama Mayang Prasetyo merupakan siswa didik sekolah tersebut.

Menurut pihak sekolah, dari data yang ada pihaknya tidak pernah mendapat siswa dengan nama Febri Ardiansyah atau pun nama Febri lain sejak tahun 2000 hingga 2005 silam.

"Tidak benar itu (Febri). Kami sudah buka dan bongkar arsip, nama Febri Ardiansyah atau nama Febri yang mirip itu tidak ada," kata Kepala Sekolah SMA BPI 1 Bandung, Deti Sudiarti, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (8/10/2014).

Padahal sebelumnya Mayang Prasetyo disebut-sebut pernah mengenyam bangku pendidikan di BPI 1 Bandung. Hal itu diperkuat dari keterangan akun Facebook Mayang yang juga mencantumkan nama BPI 1 Bandung pada kolom pendidikan.

Deti memastikan, saat pemberitaan mengenai Febri yang sempat bersekolah di BPI 1 Bandung pihaknya langsung membuka arsip data siswa dan siswi selama lima tahun terakhir. Pasalnya, dari data yang ada Febri kini berumur 27 tahun.

"Tapi kami pastikan hasilnya nihil Dan kami. Minta mohon diluruskan informasinya bahwa dia bukan dari BPI 1 Bandung," tegasnya.

Seperti diketahui, nama Febri alias Mayang mencuat setelah kasus mutilasi terbongkar. Mayang yang seorang Warga Negara Indonesia (WNI), ditemukan tewas dimutilasi di sebuah kamar apartemen di Australia.

Diduga kuat, pelaku pembunuhan adalah suaminya sendiri yang juga tewas bunuh diri.
(sms)
Berita Terkait
KJRI Siap Beri Pendampingan...
KJRI Siap Beri Pendampingan Hukum untuk WNI Pengutil Tas Mewah
Nekat Curi Tas Mewah,...
Nekat Curi Tas Mewah, Wanita Muda Indonesia Dicokok Polisi Australia
Kisah WNI Berhasil Rebut...
Kisah WNI Berhasil Rebut Pasar China di Australia Diganti Produk RI
Pandemi Corona, KBRI...
Pandemi Corona, KBRI Canberra Bagi-bagi Sembako untuk WNI di Australia
Polisi Gagalkan Penyelundupan...
Polisi Gagalkan Penyelundupan WNI ke Australia
Kasus Baru di Australia...
Kasus Baru di Australia dan Singapura, Total 4.512 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri
Berita Terkini
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
6 menit yang lalu
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
47 menit yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
59 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
3 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
4 jam yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved