Ini Saran Pengamat Soal Tarif ERP

Jum'at, 03 Oktober 2014 - 05:40 WIB
Ini Saran Pengamat Soal...
Ini Saran Pengamat Soal Tarif ERP
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta disarankan tidak memberikan tarif mahal dalam penerapan Electronic Road Pricing (ERP).

Pakar manajemen inovasi dari Universitas Indonesia (UI), Mohammed Ali Berawi mengatakan, penerapan ERP di Ibu Kota sudah tepat.

Hanya saja, harga yang ditetapkan harus sesuai.

"Jadi jangan terlalu mahal dan jangan terlalu murah juga," kata Ale, sapaan akrabnya kepada Sindonews, Kamis 2 September kemarin.

Jika terlalu mahal maka tidak akan banyak kendaraan yang melintas. Sebaliknya, jika terlalu murah maka upaya untuk melakukan pembatasan kendaraan yang melintas tidak akan efektif.

Karena kendaraan tetap akan melintas di ruas jalan yang diterapkan ERP jika tarifnya masih bisa dijangkau.

"Ya harus disesuaikan. Saya belum bisa mengkalkulasi berapa tarif idealnya," tukasnya.

Ale mengaku mendukung ERP sistem sehingga frekuensi kendaraan yang melintas tidak padat. Dampaknya, kemacetan akan berkurang dan arus kendaraan tidak padat.

"Dalam penerapan ERP, penetapan pricing (tarif) harus ditentukan dengan tepat," tutupnya.
(whb)
Berita Terkait
INTA Kick Off ERP Program...
INTA Kick Off ERP Program Terbaru untuk Tingkatkan Produktivitas Bisnis
Mengintip Penerapan...
Mengintip Penerapan Sistem Electronic Road Pricing (ERP) di Singapura
Dishub Tegaskan ERP...
Dishub Tegaskan ERP di 25 Ruas Jalan di Jakarta Belum Diberlakukan
7 Bidang Industri yang...
7 Bidang Industri yang Sudah saatnya Menggunakan Sistem ERP
Politikus Partai Perindo...
Politikus Partai Perindo Nilai Kebijakan ERP Perlu Didalami
System Ever ERP Solusi...
System Ever ERP Solusi Pelaku Industri Tetap Eksis
Berita Terkini
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
27 menit yang lalu
Kapolsek Jagakarsa:...
Kapolsek Jagakarsa: Ancaman Bom di SDN Jaksel Dikirim lewat WhatsApp saat Upacara
1 jam yang lalu
Ancaman Teror Bom Gegerkan...
Ancaman Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS, Siswa Dievakuasi
1 jam yang lalu
Kebakaran Landa Permukiman...
Kebakaran Landa Permukiman Warga di Pulogadung, 3 Orang Tewas dan 1 Luka
1 jam yang lalu
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
2 jam yang lalu
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved