Krapyak Selalu Macet, Perbaikan Jalan Harus Dipercepat

Jum'at, 26 September 2014 - 01:02 WIB
Krapyak Selalu Macet,...
Krapyak Selalu Macet, Perbaikan Jalan Harus Dipercepat
A A A
SEMARANG - Warga Kota Semarang mengeluhkan lamanya proses perbaikan Jalan Siliwangi, tepatnya dekat Tol Krapyak, Semarang. Sebab, akibat pembangunan proyek tak kunjung selesai, warga selalu terjebak kemacetan saat melintas di jalur itu.

Pantauan KORAN SINDO di lapangan, kemacetan di jalur Pantura akibat adanya proyek itu hampir terjadi setiap hari. Ribuan kendaraan setiap hari memadati jalur tersebut dan selalu mengular hingga belasan kilometer.

Tak hanya satu lajur, perbaikan pembetonan Jalan Siliwangi, tepatnya di Krapyak membuat dua arah lumpuh. Dari arah Jakarta-Semarang, kemacetan bisa terjadi hingga Mangkang, sementara dari arah sebaliknya kemacetan mencapai kawasan Kalibanteng.

"Selalu macet tiap hari, bosan kami karena selalu menghadapi kemacetan di Krapyak," kata Teguh (34), warga Ngaliyan, Semarang, Kamis (25/9/2014).

Menurut Teguh, dirinya tidak bisa menghindari kemacetan setiap hari. Sebab, tidak ada jalur lain yang dapat digunakan untuk menghindari kemacetan itu.

"Kerja di Simpanglima, rumah di Ngaliyan. Setiap hari ya lewat sini. Tidak ada jalan lain, adanya jalan-jalan kampung yang tidak bisa dilewati mobil," imbuhnya.

Selain kemacetan, masyarakat juga mengeluhkan banyaknya debu di lokasi perbaikan. Warga berharap pelaksana proyek menyirami jalanan dengan air agar tidak berdebu seperti itu.

"Debunya banyak, sampai-sampai tebal banget dan membuat napas sesak," tambah Nurhadi (56), warga Semarang lainnya.

Tak hanya warga Kota Semarang, kemacetan di Krapyak juga dikeluhkan sopir-sopir angkutan barang. Mulyadi (48), misalnya, sopir truk asal Cirebon dengan tujuan Rembang mengaku tiga jam lebih terjebak kemacetan di jalur itu. Padahal, truknya memuat sayuran dan buah yang harus sampai dengan segera.

"Sudah empat jam saya terjebak macet. Mobil sudah tidak dapat bergerak mulai Mangkang hingga Krapyak ini," ujarnya.

Selain khawatir barang muatannya rusak, macetnya jalan juga membuat pengeluarannya semakin banyak. Sebab, laju kendaraan yang tidak stabil membuat bahan bakar semakin boros.

"Solarnya tambah boros, lantaran jalan cuma sedikit-sedikit. Belum lagi kena marah karena nganter barang telat," ujarnya.

Sementara itu, pelaksana proyek perbaikan jalan dari PT Adhi Karya Naryo saat dikonfirmasi mengatakan, pembangunan proyek pengecoran jalan masih berlangsung hingga saat ini. Rencananya, proyek yang telah dimulai sejak Mei 2014 itu akan selesai pada akhir Desember 2014.

"Target selesai tahun ini, kemungkinan akhir Desember sudah kembali normal seperti semula," kata dia.

Naryo mengatakan, proses pembangunan pasti akan menyebabkan kemacetan. Untuk itu, pihaknya telah bekerja sama dengan pemerintah setempat dalam hal ini Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Semarang dan Sat Lantas Polrestabes Semarang untuk membantu mengurai kemacetan di lokasi itu.

"Kami sudah meminta bantuan polisi dan Dishub untuk pengaturan lalu lintas agar tidak macet parah. Memang, setiap perbaikan jalan pasti akan menimbulkan kemacetan. Apalagi ini jalur Pantura yang selalu padat kendaraan," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Simak 7 Istilah Lalu...
Simak 7 Istilah Lalu Lintas Lucu, dari Ramlan sampai Pamer Paha
Rekayasa Lalu Lintas...
Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Berlaku Permanen
Lalin di Jakarta Sore...
Lalin di Jakarta Sore Ini Macet, Warganet: Motor Ajak Gak Gerak
Antisipasi Kemacetan,...
Antisipasi Kemacetan, Lalu Lintas Kawasan Pasar Gembrong Dialihkan
Kemacetan Lalu Lintas...
Kemacetan Lalu Lintas di Jakarta Crowded, Polantas Menyerah
Libur Natal, Arus Lalu...
Libur Natal, Arus Lalu Lintas Menuju Tempat Wisata Lembang hingga Ciwidey Padat
Berita Terkini
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
21 menit yang lalu
Persoalkan Penerapan...
Persoalkan Penerapan Pasal 32 UU ITE, Roy Suryo Minta Status Tersangka Tidak Sah
39 menit yang lalu
Situasi Terkini Polda...
Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
52 menit yang lalu
Raih Rekor MURI, Ketum...
Raih Rekor MURI, Ketum Peradi Profesional: Motivasi Tingkatkan Kualitas Advokat
53 menit yang lalu
Pelanggaran Lawan Arah...
Pelanggaran Lawan Arah Masih Jadi Ancaman Keselamatan Berlalu Lintas
1 jam yang lalu
Bertolak ke NTB, Presiden...
Bertolak ke NTB, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved