Prof Abdul Haris: Makam Wali Bukan Berhala

Kamis, 18 September 2014 - 04:52 WIB
Prof Abdul Haris: Makam...
Prof Abdul Haris: Makam Wali Bukan Berhala
A A A
SURABAYA - Buku sejarah kebudayaan Islam untuk Kelas VII yang menyebut makam wali berhala dinilai berlebihan. Hal itu ditegaskan Pengurus Wilayah Lembaga Pendidikan Maarif Jawa Timur Prof Abdul Haris.

"Ini keterlaluan dan sudah berlebihan. Menganggap makam wali sebagai berhala sama halnya sebagai sesembahan. Makam Wali bukan sesembahan. Masyarakat Indonesia lebih menghormati para pejuang Islam di Tanah Air," kata Haris, Rabu (17/9/2014).

Dia melanjutkan, Kementerian Agama (Kemenag) RI harus segera menarik buku tersebut dari peredaran. Pasalnya, telah membuat resah masyarakat, dan berpotensi menimbulkan pepecahan umat Muslim.

"Paham-paham yang ditanamkan dalam buku tersebut, seperti paham Wahabi. Paham seperti ini tidak diterima masyarakat Islam di Indonesia. Namun demikian, semua pihak harus duduk bersama," tegasnya.

Haris mengungkapkan, dalam setiap penyusunan materi kurikulim, LP Maarif memang dilibatkan. Namun sebatas dimintai saran oleh pihak Kemenag RI. Sedang untuk penyusunan kurikulum, pihaknya tidak pernah dilibatkan.

"Pentingnya menarik buku tersebut adalah demi persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan sampai, munculnya buku ini bisa menjadi keresahan umat Islam. Kemenag harus segera mengambil sikap," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
7 menit yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
2 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
3 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
4 jam yang lalu
Infografis
Bukan Senjata Nuklir,...
Bukan Senjata Nuklir, Ini 4 Cara Terbaik Melawan Dominasi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved