Kecelakaan Maut di Batang, Ini Identitas Lima Korban Tewas
Senin, 15 September 2014 - 13:26 WIB
Kecelakaan Maut di Batang, Ini Identitas Lima Korban Tewas
A
A
A
BATANG - Korban tewas akibat kecelakaan maut di jalur pantura, Gringsing, Batang, Jawa Tengah, berhasil diindentifikasi. Korban tewas diketahui merupakan satu keluarga. Satu korban tewas lainnya adalah sopir minibus yang merupakan mobil rental.
Senin (15/9/2014) pagi tadi, hanya tiga korban tewas kecelakaan maut yang berhasil diidentifikasi. Ketiganya adalah sopir minibus, Heri Suprayitno, warga Jalan WR Supratman, Gisikdrono, Semarang Barat.
Selanjutnya, Fatimah Azahra dan Temu Pancawati, warga Jalan Pergiwati, Semarang Utara. Dua korban tewas kecelakaan maut yang berhasil diidentifikasi belakangan adalah Sutriana dan Sumarni, juga warga Jalan Pergiwati III, Semarang Utara.
Setelah diidentifikasi, korban tewas akibat kecelakaan maut akan dibawa ke rumah duka di Semarang. Sementara, empat penumpang minibus Luxio yang terluka yakni Fitriana (orangtua Fatimah Azahra), Noval Cahya Setiawan, Dafa, dan Agung (suami Temu Pancawati) masih menjalani perawatan.
Dafa bahkan harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Islam Weleri, Kendal, karena luka parah di kepala.
Sedangkan sopir truk Mujiono dan kernetnya Mardi, menjalani rawat jalan akibat luka ringan di kaki. Polisi masih melakukan pemeriksaan dan penyidikan guna mengetahui penyebab kecelakaan maut yang mengakibatkan lima orang tewas.
Kecelakaan maut pada Senin (15/9/2014) pagi ini diduga akibat sopir minibus Daihatsu Luxio H 9285 VR yang melaju dari arah barat, mengantuk dan oleng ke kiri. Sopir kemudian banting kemudi ke kanan dan terguling hingga menabrak truk bernopol N 8663 UZ, yang mengangkut pepaya. Saat itu, truk melaju dari arah timur.
Senin (15/9/2014) pagi tadi, hanya tiga korban tewas kecelakaan maut yang berhasil diidentifikasi. Ketiganya adalah sopir minibus, Heri Suprayitno, warga Jalan WR Supratman, Gisikdrono, Semarang Barat.
Selanjutnya, Fatimah Azahra dan Temu Pancawati, warga Jalan Pergiwati, Semarang Utara. Dua korban tewas kecelakaan maut yang berhasil diidentifikasi belakangan adalah Sutriana dan Sumarni, juga warga Jalan Pergiwati III, Semarang Utara.
Setelah diidentifikasi, korban tewas akibat kecelakaan maut akan dibawa ke rumah duka di Semarang. Sementara, empat penumpang minibus Luxio yang terluka yakni Fitriana (orangtua Fatimah Azahra), Noval Cahya Setiawan, Dafa, dan Agung (suami Temu Pancawati) masih menjalani perawatan.
Dafa bahkan harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Islam Weleri, Kendal, karena luka parah di kepala.
Sedangkan sopir truk Mujiono dan kernetnya Mardi, menjalani rawat jalan akibat luka ringan di kaki. Polisi masih melakukan pemeriksaan dan penyidikan guna mengetahui penyebab kecelakaan maut yang mengakibatkan lima orang tewas.
Kecelakaan maut pada Senin (15/9/2014) pagi ini diduga akibat sopir minibus Daihatsu Luxio H 9285 VR yang melaju dari arah barat, mengantuk dan oleng ke kiri. Sopir kemudian banting kemudi ke kanan dan terguling hingga menabrak truk bernopol N 8663 UZ, yang mengangkut pepaya. Saat itu, truk melaju dari arah timur.
(zik)