Ini Kata Polisi Soal Maraknya Parkir Liar di Ibu Kota
Rabu, 10 September 2014 - 06:30 WIB
Ini Kata Polisi Soal Maraknya Parkir Liar di Ibu Kota
A
A
A
JAKARTA - Maraknya parkir liar di Ibu Kota memang sulit untuk dibersihkan. Polisi menyebutkan beberapa alasan.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengungkapkan, susahnya membersihkan parkir liar dikarenakan lokasi tersebut diduga dibekingi oknum-oknum tertentu dan preman.
Pasalnya, dari hasil operasi preman yang digelar polisi, juru parkir liar kerap bermunculan kembali.
"Ada preman dibalik parkir liar di wilayah di Jakarta. Kita kesulitan menghilangkan juru parkir liar karena lokasi parkir adalah pusat keramaian," ungkap Rikwanto kepada KORAN SINDO, kemarin.
Menurut Rikwanto, banyaknya kendaraan yang masuk ke lokasi parkiran dan kurangnya daya tampung menjadi salah satu faktor munculnya juru parkir liar.
Yang akhirnya dalam kegiatan tersebut juru parkir liar melakukan pemerasan kepada pengunjung.
"Memang susah menghilangkan tukang parkir di situ karena ada momen di mana tempat parkirnya tidak bisa menampung kendaraan lagi sehingga bermunculan parkir liar," tuturnya.
Kendati demikian, pihak Kepolisian tetap melakukan upaya untuk memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat ini.
"Tentunya operasi cipta kondisi akan terus berlanjut," tegasnya.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengungkapkan, susahnya membersihkan parkir liar dikarenakan lokasi tersebut diduga dibekingi oknum-oknum tertentu dan preman.
Pasalnya, dari hasil operasi preman yang digelar polisi, juru parkir liar kerap bermunculan kembali.
"Ada preman dibalik parkir liar di wilayah di Jakarta. Kita kesulitan menghilangkan juru parkir liar karena lokasi parkir adalah pusat keramaian," ungkap Rikwanto kepada KORAN SINDO, kemarin.
Menurut Rikwanto, banyaknya kendaraan yang masuk ke lokasi parkiran dan kurangnya daya tampung menjadi salah satu faktor munculnya juru parkir liar.
Yang akhirnya dalam kegiatan tersebut juru parkir liar melakukan pemerasan kepada pengunjung.
"Memang susah menghilangkan tukang parkir di situ karena ada momen di mana tempat parkirnya tidak bisa menampung kendaraan lagi sehingga bermunculan parkir liar," tuturnya.
Kendati demikian, pihak Kepolisian tetap melakukan upaya untuk memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat ini.
"Tentunya operasi cipta kondisi akan terus berlanjut," tegasnya.
(whb)