Kiai NU se-Jatim Minta Santri Waspadai ISIS

Rabu, 20 Agustus 2014 - 21:30 WIB
Kiai NU se-Jatim Minta...
Kiai NU se-Jatim Minta Santri Waspadai ISIS
A A A
SIDOARJO - Kiai Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Timur meminta santri mewaspadai keberadaan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Sebab, ISIS bisa membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Rois Suriah PWNU Jatim KH Miftahul Achyar mengatakan, pihaknya bersama para kiai NU Jatim telah mendesak gubernur untuk mengeluarkan peraturan gubernur (pergub) terkait pelarangan keberadaan ISIS. Hal tersebut sebagai bentuk penolakan ISIS di Jatim dan Indonesia.

Kiai Miftah menambahkan, keberadaan ISIS bisa mempengaruhi masyarakat kepada bentuk kegiatan yang tidak benar. "Sudah seharusnya gubernur keluarkan Pergub larangan ISIS dan pergubnya sudah keluar," ujarnya saat Silaturahmi Alim Ulama se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Rabu (20/8/2014).

Untuk itulah, pemuda dan santri yang ada di pondok pesantren di Jawa Timur harus memiliki wawasan yang luas tentang bahaya ISIS. Keberadaan ISIS harus dilarang karena bisa merusak persatuan dan kesatuan NKRI. Sasaran ISIS kebanyakan pemuda karena mudah dipengaruhi.

Di Jatim, terdapat sejumlah wilayah yang ditengarai ada gerakan ISIS. Salah satunya di Sidoarjo yang beberapa waktu lalu sempat ramai. Karena itu, hendaknya pemerintah dan pihak kepolisian menindak dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat lain. Dengan demikian, perkembangan ISIS di Sidoarjo semakin melemah dan hilang.

Silaturahmi kiai NU se-Jatim juga dihadiri Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH Aziz Mansur, Ketua Tanfidz PCNU Sidoarjo KH Abdi Manaf, pengasuh Ponpes Al Khoziny KH Abdussalam Mujib, serta alim ulama dan pihak TNI/Polri. Dalam kesempatan itu juga digelar dialog untuk membahas keberadaan ISIS yang saat ini sudah dilarang.

Pengasuh Ponpes Al Khoziny KH Abdussalam Mujib menjelaskan, keberadaan ISIS harus secara tegas ditolak. "Kehadiran alim ulama ingin menekankan penolakan keberadaan ISIS," katanya.
(zik)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serbu Penjara di Afghanistan,...
Serbu Penjara di Afghanistan, Anggota ISIS Bebaskan Ratusan Tahanan
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
Berita Terkini
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
16 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
24 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
28 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved