Serobot Lahan, Sultan Minta Tambak Udang Ditutup

Selasa, 19 Agustus 2014 - 14:05 WIB
Serobot Lahan, Sultan...
Serobot Lahan, Sultan Minta Tambak Udang Ditutup
A A A
BANTUL - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X memerintahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, agar menutup tambak udang. Bagi pejabat yang bermain di belakang tambak, Sultan mengancam akan memidanakan mereka.

"Keberadaan tambak udang di kawasan Sultan Ground menyalahi aturan. Tidak ada kata lain ya tutup," kata Sultan, kepada wartawan, Selasa (19/8/20140).

Ditambahkan dia, para penambak udang itu menggunakan lahan milik Sri Sultan, dan tidak pernah meminta izin. Pihaknya juga mengaku tidak pernah mengizinkan lahannya digunakan untuk dijadikan tambak udang.

Menurutnya, para pemilik tambak udang itu telah menyerobot tanah miliknya, dan menyalahi aturan yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Untuk itu, Pemkab Bantul sebagai pihak yang memiliki wilayah, harus menindak tegas.

"Diperlukan ketegasan Pemkab Bantul untuk melakukan penutupan, seperti di daerah Kulon Progo. Ketegasan ini diperlukan guna mengurangi dampak negatif dari tambak-tambak udang tersebut," terangnya.

Dia melanjutkan, pembuatan tambak udang selain telah menyalahi aturan, juga merusak kawasan pantai selatan dan mencemari air laut. "Penutupan ini untuk mengurangi dampak lingkungan," tandasnya.

Terkait dengan reklamasi pasca penutupan, menurut Sultan itu tergantung pemerintah setempat. Apakah akan membebankan kepada para pengusaha, atau menjadi tanggungjawab kabupaten. Sehingga perlu ada kebijakan pasca penutupan.

Karena ditengarai ada oknum pejabat yang bermain di belakang tambak udang, Sultan menandaskan diproses pidana. Dia berharap, tidak ada tebang pilih dalam hal ini. "Ya, bisa saja dipidanakan," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Jelang Pelimpahan Tersangka...
Jelang Pelimpahan Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti, Brimob Bersenjata Lengkap Berjaga
39 menit yang lalu
4.132 Personel Gabungan...
4.132 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas
56 menit yang lalu
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
1 jam yang lalu
Marak Kepala Daerah...
Marak Kepala Daerah Terjerat OTT, Mendagri Dorong Pembatasan Biaya Kampanye
2 jam yang lalu
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
3 jam yang lalu
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
11 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved