Dituduh Buang Bayi, Ibu Ini Harus Berurusan dengan Polisi

Selasa, 12 Agustus 2014 - 17:13 WIB
Dituduh Buang Bayi,...
Dituduh Buang Bayi, Ibu Ini Harus Berurusan dengan Polisi
A A A
JAKARTA - Lantaran dituduh membuang bayi. Lukinar Situmorang (24) harus berurusan dengan polisi.

Wanita asal Medan, Sumatera Utara itu masih belum dapat bertemu buah hatinya yang masih berumur empat hari karena harus menjalani pemeriksaan di Polsek Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Lukinar menuturkan, awalnya dia hanya berniat menitipkan bayinya ke seorang pengupas bawang bernama Yani yang baru dikenalnya pada Minggu 10 Agustus lalu. Lukinar mempercayakan bayi perempuannya kepada Yani karena dirinya tak mampu mengurus anak pasca-melahirkan. Sementara sang suami, Rando Siregar (26) berada di kampung halaman.

"Saya niatnya mau cari kerja, usai melahirkan butuh uang. Saya juga mau mencari alamat keluarga di Jakarta. Makanya saya titipkan," jelas Lukinar saat ditemui di Polsek Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (12/8/2014).

Wanita yang datang ke Jakarta pada Mei 2014 itu sebelumnya menanyakan kepada Yani mengenai tempat penitipan bayi yang terdekat di daerah tersebut. Kemudian Yani justru menawarkan jasa untuk merawat bayi tersebut. Lukinar langsung mempercayai bayinya diasuh Yani dengan bayaran Rp50.000.

"Saya kasih uang Rp50.000 dan susu serta popok. Niatnya memang menyuruh dia yang merawat sampai ibu saya datang dari Medan. Biar ibu saya saja yang merawat nantinya," katanya.

Namun, warga di sekitar rumah Yani melaporkan Lukinar ke polisi dengan tuduhan membuang bayi, lantaran sang bayi tak kunjung diambil oleh Lukinar. Padahal Lukinar telah membuat kesepakatan dengan Yani untuk menjaga anaknya dalam beberapa hari.

"Saya padahal sudah telepon Bu Yani, saya belum dapat kerjaan, belum juga ketemu paman saya. Jadi saya perpanjang dulu menitipkan bayinya," tuturnya.

Mendengar adanya kabar tuduhan bayi dibuang, Lukinar langsung mendatangi rumah Yani. Ia pun langsung dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Didik Haryadi mengatakan, pihaknya akan memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui asal usul dan kebenaran kasus tersebut. Saksi yang diperiksa diantaranya, RT/RW setempat, wanita yang dititipkan dan bidan yang membantu melahirkan Lukinar.

"Kami harus memeriksa lebih lanjut. Tidak bisa langsung memberikan bayinya. Karena kami perlu membuktikan bahwa bayi tersebut benar anak dari Lukinar. Kami akan periksa termasuk bidan yang membantu melahirkannya," tegas Didik.
(whb)
Berita Terkait
Bayi Baru Lahir Ditemukan...
Bayi Baru Lahir Ditemukan Warga, Diduga Hasil Hubungan Gelap
Geger, Jasad Bayi Tanpa...
Geger, Jasad Bayi Tanpa Tangan Dibawa dan Digigit Anjing
Warga Mamajang Digegerkan...
Warga Mamajang Digegerkan dengan Temuan Orok di Pekarangan Rumah
Bayi Perempuan Ini Ditemukan...
Bayi Perempuan Ini Ditemukan Dekat Tempat Penyimpanan Kayu Bakar
Ini Sosok Ibu Pembuang...
Ini Sosok Ibu Pembuang Bayi di Tempat Sampah yang Diamankan Polisi
Bayi Tewas di Aliran...
Bayi Tewas di Aliran Sungai Kawasan Industri Pulogadung Ternyata Korban Pembunuhan
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
9 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
9 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
15 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
16 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
18 jam yang lalu
Infografis
3 Tips Diet dengan Telur...
3 Tips Diet dengan Telur Rebus yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved